Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 16 Orang Dan Terkonfirmasi Positif 23 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 30 Juni 2020 16:09, Dibaca 505 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng menyampaikan kembali mengenai rekomendasi masa Tatanan Kehidupan Baru Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Wilayah Kalteng. Sebagaimana telah disampaikan, berdasarkan Instruksi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng Nomor 01/GT-COVID19/VI/2020 Tanggal 11 Juni 2020 Tentang Pedoman Penetapan Masa Tatanan Kehidupan Baru Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Wilayah Kalteng, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Gunung Mas yang hasil skoringnya berada pada Zona Risiko Tinggi – Level 4 (Zona Merah), tidak direkomendasikan melaksanakan Tatanan Kehidupan Baru.

Sementara, untuk Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Katingan, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Barito Timur yang hasil skoringnya berada pada Zona Risiko Sedang – Level 3 (Zona Oranye), direkomendasikan dilaksanakan secara terbatas masa Tatanan Kehidupan Baru.

(Baca Juga : Bilik Disenfektan Akan Disebar di Seluruh Bandara di Kalteng)

Ditegaskan juga oleh Gubernur mengenai data dan fakta di lapangan, resiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19 pada wilayah tersebut masih berada pada kategori zona merah dan zona oranye sehingga seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bekerja bersama dengan Pemerintah Kabupaten/ Kota dan Gugus Tugas Kabupaten/ Kota guna menurunkan resiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19.

Gubernur H. Sugianto Sabran juga menegaskan untuk Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara, yang direkomendasikan dapat dilaksanakan masa Tatanan Kehidupan Baru, agar melakukan tahapan-tahapan dengan baik, terutama Pra Kondisi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten/ Kota sehingga dalam penerapannya tidak terjadi resiko penyebaran Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Astrid Teresa, Sp.KK dalam press release yang digelar pada Selasa (30/06/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dalam keterangannya, dr. Astrid Teresa menyampaikan, jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kalteng kembali mengalami penambahan dalam jumlah banyak.

Jumlah pasien sembuh Covid-19 saat ini mencapai 404 orang, setelah kembali ada penambahan sebanyak 16 orang dalam 24 jam. Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 yang baru sebanyak 16 orang diantaranya 8 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Pulang Pisau dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas.

Sebanyak 16 orang yang baru dinyatakan sembuh, diantaranya 4 orang berdasarkan hasil dari RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, 3 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 3 orang berdasarkan hasil dari RSUD Pulang Pisau, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 3 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD TNI dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RS Betang Pambelum.

Total sebanyak 404 orang dinyatakan sembuh Covid-19, masing-masing sebanyak 167 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 4 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 93 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 3 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 31 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 17 orang, 18 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 26 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 5 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, RSUD Pulang Pisau 5 orang, 3 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 9 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 4 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 3 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara, 3 orang berdasarkan hasil dari RSUD TNI, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RS Betang Pambelum.

dr. Astrid Teresa juga menyampaikan, jumlah terkonfirmasi positif di Kalteng turut mengalami penambahan dalam jumlah banyak. Terkonfirmasi positif Covid-19 telah saat ini mencapai 904 kasus. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan telah terjadi penambahan pada pasien terkonfirmasi positif sebanyak 23 orang.

Sebanyak 23 orang tersebut, masing-masing 5 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 8 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 4 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya dan 3 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Barito Selatan.

Terkonfirmasi positif yang baru saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya 5 orang, di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun 8 orang, di RSUD Murjani Sampit 1 orang, di RSUD Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo 1 orang, di RSUD Puruk Cahu 2 orang, RSUD Jaraga Sasameh 3 orang dan berada di RS Betang Pambelum 3 orang.

Saat ini, total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 904 yakni 404 orang sudah dinyatakan sembuh, 55 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 445 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Dalam 24 jam terakhir, dilaporkan terdapat sebanyak 1 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang pindah tempat perawatan. Sebanyak 1 orang tersebut, yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri, pindah tempat perawatan ke RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya.

Sebanyak 445 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya menjadi 146 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun menjadi 11 orang, RSUD Murjani Sampit menjadi 8 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo menjadi 106 orang, RSUD Puruk Cahu menjadi 14 orang, RS Siloam Palangka Raya tetap 25 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 5 orang, RSUD Jaraga Sasameh menjadi 7 orang, RSUD Pulang Pisau tersisa 4 orang, RS Kota Palangka Raya tersisa 24 orang, RSUD Muara Teweh tetap 7 orang, RS Bhayangkara tersisa 20 orang, RSUD Lamandau tetap 2 orang, RSUD TNI tersisa 7 orang, menjalani isolasi mandiri tersisa 10 orang, RSUD Kuala Kurun tetap 20 orang, RS Betang Pambelum menjadi 9 orang, RSI PKU Muhamadiyah tetap 13 orang dan RSUD Tamiang Layang tetap 7 orang saat ini.

Disampaikan juga oleh Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Astrid Teresa, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng saat ini berada di angka 6,1 persen. Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 saat ini tetap sebanyak 55 orang. Tidak ada penambahan dibanding tanggal 29 Juni 2020.

dr. Astrid Teresa kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng berada di 13 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan kembali mengalami penambahan sebanyak 3 orang. Jumlah kasus PDP saat ini tersisa 101 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya menjadi 15 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas menjadi 21 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau tersisa 8 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun menjadi 14 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tetap 1 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar menjadi 7 orang, PDP di RS Bhayangkara tersisa 3 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap 3 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 5 orang, PDP di RSUD Lamandau tetap 5 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 8 orang, RSUD Jaraga Sasameh tersisa 4 orang saat ini, RSUD Puruk Cahu tetap 1 orang, PDP di RS Kuala Pembuang tetap 1 orang dan PDP di RS Kota Palangka Raya tetap 5 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 16 orang, Kabupaten Pulang Pisau 9 orang, Kabupaten Katingan 8 orang, Kabupaten Kapuas 22 orang, Kabupaten Gunung Mas 3 orang, Kabupaten Murung Raya 1 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 13 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 2 orang, Kabupaten Seruyan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 5 orang, Kabupaten Lamandau 5 orang, Kabupaten Barito Timur 8 orang dan Kabupaten Barito Selatan 5 orang.

Terakhir disampaikan oleh dr. Astrid Teresa, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan menjadi 395 orang, ada penambahan sebanyak 32 orang dibanding tanggal 29 Juni 2020. ODP terbanyak ada di Kabupaten Kotawaringin Timur berjumlah 139 orang. (WDY/Foto:Duan)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook