Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 : Sembuh 24 Orang Dan Terkonfirmasi Positif 19 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 28 Juni 2020 15:27, Dibaca 379 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kalteng, berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas SE Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Gubernur Kalteng menegaskan, sesuai Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020, setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan sebagai kriteria perjalanan orang. Persyaratan perjalanan setiap individu dengan kendaraan pribadi bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

(Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 Kobar Sebesar 58,62 Persen)

Orang nomor 1 di Bumi Tanbun Bungai tersebut, juga terus menerus mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk bersama-sama berperan dalam penanganan Covid-19 di Kalteng, dengan senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran Pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Caroline Ivonne dalam press release yang digelar pada Minggu (28/06/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dalam keterangannya, dr. Caroline Ivonne menyampaikan, jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kalteng kembali mengalami peningkatan dalam jumlah banyak. Jumlah pasien sembuh Covid-19 saat ini mencapai 384 orang, setelah kembali ada penambahan dalam jumlah banyak sebanyak 24 orang dalam 24 jam.

Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 yang baru sebanyak 24 orang diantaranya 12 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 6 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Timur, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Katingan, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Pulang Pisau.

Sebanyak 24 orang yang baru dinyatakan sembuh, diantaranya 13 orang berdasarkan hasil dari RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, 6 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas, 2 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD Pulang Pisau.

Total sebanyak 384 orang dinyatakan sembuh Covid-19, masing-masing sebanyak 161 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 13 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 90 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 6 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 31 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 16 orang, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 18 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 26 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 5 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, RSUD Pulang Pisau 2 orang, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 8 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau, 5 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD TNI.

dr. Caroline Ivonne juga menyampaikan mengenai adanya penambahan pada kasus positif. Terkonfirmasi positif Covid-19 telah saat ini mencapai 839 kasus. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan telah terjadi penambahan pada pasien terkonfirmasi positif sebanyak 19 orang.

Sebanyak 19 orang tersebut, masing-masing 6 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Timur, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Katingan, 5 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Selatan dan 4 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas.

Terkonfirmasi positif yang baru saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya 3 orang, di RSUD Sultan Imanuddin 1 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo 5 orang, RS Siloam Palangka Raya 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh 1 orang, RSUD TNI 1 orang, RSUD Tamiang Layang 1 orang dan menjalani isolasi mandiri 3 orang.

Total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 839 yakni 384 orang sudah dinyatakan sembuh, 53 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 402 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 402 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya tersisa 133 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tersisa 6 orang, RSUD Murjani Sampit tetap 7 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo menjadi 106 orang, RSUD Puruk Cahu tetap 11 orang, RS Siloam Palangka Raya mebjadi 25 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh menjadi 3 orang, RSUD Pulang Pisau tersisa 7 orang, RS Kota Palangka Raya tetap 25 orang, RSUD Muara Teweh tetap 1 orang, RS Bhayangkara tetap 23 orang, RSUD Lamandau tetap 2 orang, RSUD TNI menjadi 8 orang, menjalani isolasi mandiri menjadi 11 orang, RSUD Kuala Kurun tetap 14 orang, RS Betang Pambelum tetap 7 orang, RSI PKU Muhamadiyah tetap 3 orang dan RSUD Tamiang Layang menjadi 6 orang saat ini.

Disampaikan juga oleh Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Caroline Ivonne, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng saat ini berada di angka 6,3 persen. Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tetap sebanyak 53 orang saat ini. Tidak ada penambahan dibanding tanggal 27 Juni 2020.

dr.  Caroline Ivonne kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng berada di 12 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan kembali mengalami pengurangan sebanyak 11 orang. Jumlah kasus PDP saat ini tersisa 113 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya tersisa 29 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas menjadi 26 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau tersisa 10 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tersisa 7 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tetap 2 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar menjadi 5 orang, PDP di RS Bhayangkara tetap 2 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap 3 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 6 orang, PDP di RSUD Lamandau tetap 5 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 8 orang, RSUD Jaraga Sasameh menjadi 8 orang saat ini, RSUD Puruk Cahu tetap 1 orang dan PDP di RS Kuala Pembuang tetap 1 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 26 orang, Kabupaten Pulang Pisau 11 orang, Kabupaten Katingan 6 orang, Kabupaten Kapuas 26 orang, Kabupaten Murung Raya 1 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 7 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 3 orang, Kabupaten Seruyan 3 orang, Kabupaten Barito Utara 6 orang, Kabupaten Lamandau 5 orang, Kabupaten Barito Timur 10 orang dan Kabupaten Barito Selatan 9 orang.

Terakhir disampaikan oleh dr. Caroline Ivonne, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan menjadi 351 orang, ada penambahan sebanyak 44 orang dibanding tanggal 27 Juni 2020. ODP terbanyak ada di Kabupaten Kotawaringin Timur berjumlah 120 orang. (WDY)

 

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook