Gubernur Kalteng Bahas Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah Bersama DMI dan MUI se-Kalteng

Kontribusi dari Widia Natalia, 03 Juni 2020 19:49, Dibaca 424 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengikuti Rapat virtual melalui Video Conference dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) se- Kalteng, bertempat di Istana Isen Mulang, Rabu (03/06/2020).

Turut hadir mendampingi Ketua Umum MUI Provinsi (Prov) Kalteng KH. Anwar Isa LC, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Kalteng H. Wahyudi F. Dirun, Ketua PW. Muhammadiah Kalteng H. Ahmad Syar`i, Ketua Harian DMI Prov. Kalteng H. Bulkani, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov. Kalteng Katma F. Dirun.

(Baca Juga : Perkembangan Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 89 Orang dan Konfirmasi Baru 91 Orang)

Rapat kali ini membahas mengenai protokol beribadah ditengah pandemi Covid-19 saat ini serta membahas kemungkinan Masjid-Masjid yang bisa operasional untuk melaksanakan ibadah .

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan memasuki tatanan hidup baru atau new normal di Kalteng, masyarakat dihimbau untuk siap melaksanakan protokol kesehatan saat memasuki rumah ibadah.

Dalam rangka mencegah terjadinya penularan Covid-19 saat melaksanakan ibadah, langkah yang akan dilakukan oleh Pemprov. Kalteng yakni menyiapkan tenaga medis di setiap Masjid, menyiapkan Rapid Test dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng H. Sugianto Sabran juga menghimbau kepada pengurus Masjid agar rutin melakukan penyemprotan disinfektan di area Masjid, termasuk melakukan penyemprotan pada fasilitas didalamnnya seperti pada karpet dan lainnya.

H. Sugianto Sabran juga menghimbau kepada seluruh jamaah yang ingin melaksanakan ibadah di Masjid agar membawa alat kelengkapan Sholat masing-masing, baik sajadah maupun mukena.

Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng selaku Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng yang turut hadir dikesempatan tersebut mengatakan, terdapat 5 wilayah yang sudah memenuhi standar kesehatan untuk memasuki New Normal diantaranya Kabupaten Sukamara, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Lamandau.

Salah satu syarat penerapan New Normal yakni indeks penularan Covid-19 atau angka Reproduksi Efektif/Rt di bawah angka 1.

Sementara, disebutkan juga dalam rapat tersebut, daerah lain selain 5 daerah yang sudah memenuhi standar kesehatan, masih belum bisa menerapkan new normal karena tingkat penyebarannya atau penularan Covid-19 masih cukup tinggi. (WDY/Duan)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook