Pemusnahan Produk Obat dan Makanan Ilegal Hasil Pengawasan BPOM di Palangka Raya

Kontribusi dari Rikah Mustika, 19 Desember 2017 12:06, Dibaca 630 kali.


MMC Kalteng – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya menggelar acara pemusnahan produk obat dan makanan ilegal hasil pengawsan BPOM serta pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) di halaman BPOM Palangka Raya, Selasa (19/12/2017).

Acara dihadiri oleh beberapa perwakilan dari SOPD dan juga beberapa sekolah yang ada di Palangka Raya.

(Baca Juga : Kabar Terbaru Kasus Covid-19 Di Kalteng)

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran dalam sambutan yang dibacakan  Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik, Dr. Endang K, MM menyampaikan Germas SAPA merupakan upaya mendukung gerakan masyarakat hidup sehat yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Kegiatan pemusnahan ini membuktikan tingginya komitmen dalam memberantas obat dan makanan ilegal yang dapat membahayakan masyarakat Indonesia.

Dra. Trikoranti Mustikawati, Apt, Kepala BPOM Palangka Raya menyampaikan pada kasus 30 orang pelajar SD di Kendari yang mengkonsumsi obat PCC, yang diduga merupakan jenis narkoba, membuat masyarakat menjadi resah.

Sebab Carisoprodol yang terdapat pada obat PCC bisa menyebabkan halusinasi, kejang-kejang, bahkan kematian apabila dikonsumsi secara berlebihan. Dan pada tanggal 3 Oktober 2017, telah dilakukan aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat.

Hari ini BPOM akan memusnahkan produk ilegal tanpa surat ijin edar yang terdiri dari 174 items dan 7200 pcs. Germas SAPA ini merupakan salah satu gerakan nasional yang mendukung gerakan hidup sehat dengan menjamin mutu dan keamanan pangan.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam, plakat, dan etalase bagi 10 sekolah yang menang dalam Program Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah. (Rikah)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook