Gubernur Kalteng Pantau Langsung Pelaksanaan Rapid Test Massal di Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit Kab. Kotim

Kontribusi dari Widia Natalia, 02 Juni 2020 13:00, Dibaca 597 kali.


MMCKalteng - Kotawaringin Timur - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengunjungi dan memantau langsung pelaksanaan Rapid Test massal di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kab. Kotim), Selasa (02/06/2020).

Pemerikasaan Rapid Test massal diselenggarakan atas kerjasama Pemprov. Kalteng, Polda Kalteng, Korem 102/ Pjg, Kejaksaan Tinggi Kalteng dan Pemkab Kab. Kotim dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19.

(Baca Juga : Enam Stressing Gubernur dalam Rakordal Triwulan I 2018)

Kunjungan Gubernur di Pusat Perbelanjaan Mentaya didampingi oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Komandan Korem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Mukri, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Provinsi (Prov) Kalteng H. Darliansjah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Prov. Kalteng Ermal Subahan, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Prov. Kalteng Leonard S. Ampung, Plt. Kepala Dinas Sosial Prov. Kalteng ADM Tangkudung, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Lilis Suryani, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng Yulindra Dedy dan Plt. Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Publik Setda Kalteng Sutoyo.


Sebelum memantau langsung pelaksanaan Rapid Test massal, Gubernur H. Sugianto Sabran terlebih dahulu telah menyerahkan bantuan masker dari Pemprov. Kalteng sebanyak 15.000 pieces untuk masyarakat di Kab. Kotim.

Pada kesempatan tersebut, H. Sugianto Sabran juga melakukan penyerahan secara simbolis hasil Rapid Test kepada 5 orang pengunjung/ pedagang pasar PPM dan masyarakat yang mengikuti pemeriksaan Rapid Test massal.(Foto:Ist) 

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook