Sekda Kalteng Ikuti Sosialisasi Virtual Lomba Inovasi Daerah Dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif Dan Aman Covid-19

Kontribusi dari Widia Natalia, 29 Mei 2020 15:35, Dibaca 369 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng, mengikuti Rapat Virtual Melalui Video Conference dengan topik bahasan Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid 19, bertempat di Aula Eka Hapakat, Jumat (29/05/2020).

Rapat dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dihadiri juga Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata Wishnutama, Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat Kirana Pritasari serta Gugus Tugas Nasional Covid 19 yang diwakili oleh Staf Ahli BNPB Komarudin Sulaeman Simanjuntak.

(Baca Juga : Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 23 Orang Dan Kasus Konfirmasi 16 Orang)

Rapat virtual ini diikuti oleh Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia.


Disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian dalam rapat virtual tersebut, tujuan lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19, pertama mendorong Gerakan Nasional untuk membuat dan melaksanakan protokol Covid-19 dari oleh dan untuk Daerah.

Kedua, membuat kehidupan masyarakat yang produktif kembali.

Ketiga, membuat kehidupan ekonomi dan aktivitas bisnis.

Keempat, prakondisi dalam membuat simulasi secara masif oleh Pemerintah Provinsi, Kabupaten/ Kota.

Kelima, menyusun langkah conditioning di lapangan yang belum dilakukan oleh pemangku kepentingan.

Keenam, mendapatkan model protokol Covid-19 pada 7 sektor diantaranya pasar tradisional (Pasar Tradisional 7 C-19), Pasar modern C-19 (Mall, minimarket), Restoran (Restoran C-9), Hotel (Hotel C-19), PTSP (PTSP C-19), tempat wisata (Tempat Wisata C-19) dan transportasi umum (Transportasi Umum C-19).

Terakhir, pencegahan penyebaran Covid-19 melalui protokol kesehatan yang dibuat oleh masing-masing Daerah.

Dari 7 sektor yang dinilai yakni kriteria meliputi kesesuaian protokol Covid-19, aplikatif/ replikasi, strong idea/ kreatifitas/ Kebaharuan dan kerjasama (Kolaborasi).

Masing-masing Daerah dapat membuat video simulasi real new normal life ditempat objek yang dibuat pada 7 sektor yang nantinya akan dinilai oleh tim penilai yakni Kemendagri, Kemenkes, Kemenkeu, Kemenpar dan Gugus Tugas C-19.

Tito Karnavian juga menyampaikan mulai tanggal 1 sampai dengan 8 Juni 2020 merupakan batas waktu untuk pembuatan dan pengiriman video.

Penilaian lomba inovasi akan dilakukan pada tanggal 9 sampai dengan 12 Juni 2020.

Dan, pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 15 Juni 2020.

Masing-masing Daerah yang memenuhi kriteria lomba inovasi akan menerima penghargaan berupa piagam dan berhak atas juara I, II dan III. (WDY/Foto:Asep)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook