4 Pos Lakukan Pengecekan Arus Masuk Orang Ke Kota Palangka Raya

Kontribusi dari Widia Natalia, 04 April 2020 08:36, Dibaca 590 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov. Kalteng) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng memutuskan untuk menerapkan pembatasan sosial atau pembatasan lalu lintas memasuki wilayah Kota Palangka Raya, Sabtu (04/04/2020).

Berdasarkan surat edaran yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Pelaksana Harian sekaligus menjabat Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng dr. Suyuti Syamsul, pada tanggal 02 April 2020, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng resmi memberlakukan protokol pencegahan dan penanganan terhadap arus masuk orang yang datang melalui darat ke Kota Palangka Raya.

(Baca Juga : TP2DD, Solusi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Kalteng)

Langkah-langkah pembatasan memasuki wilayah Kota Palangka Raya yakni setiap mobil/ kendaraan yang memasuki wilayah Kota Palangka Raya di berhentikan oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kalteng dari TNI/ Kepolisian dan Satpol PP.

Seluruh penumpang dipersilahkan turun kendaraan dan memasuki tenda pemeriksaan.

Kemudian setiap penumpang wajib dilakukan pemeriksaan administrasi oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kalteng dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Prov. Kalteng dan Dinas Perhubungan Prov. Kalteng menanyakan daerah asal, tujuan kedatangan, siapa serta menanyakan alamat tujuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan administrasi oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Prov. Kalteng berupa Vital Sign.

Tahapan Vital Sign diantaranya, bila dalam anamnesa dan pemeriksaan kesehatan ditemukan ke arah tersangka Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) maka yang bersangkutan akan diberikan pilihan yakni kembali ke tempat asal atau masuk ke Kota Palangka Raya tetapi harus bersedia dikarantina selama 14 (empat belas) hari di Kota Palangka Raya.

Selain itu, bila dalam anamnesa dan pemeriksaan kesehatan ditemukan ke arah Orang Tanpa Gejala (OTG) maka yang bersangkutan diperbolehkan masuk ke Kota Palangka Raya dengan ketentuan yakni yang bersangkutan melaporkan ke Puskesmas wilayah tempat tinggalnya. Nantinya puskesmas akan melakukan pengawasan pada OTG tersebut dan melaporkan hasilnya ke Dinas Kesehatan.

Saat ini sudah disiapkan 4 (empat) pos bagi Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 yang tersebar di sejumlah lokasi diantaranya Kantor Kecamatan Sebangau, Masjid Alhidayah Jl. Tjilik Riwut Km 11.5, seberang Jembatan Kahayan (Pom bensin/ Pospol) dan depan Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jl. Adonis Samad.(WDY/ Foto:Rinto)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook