Kajari Mura Ajak Masyarakat Bantu Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

Kontribusi dari Diskominfo SP, Kab.Murung Raya, 02 April 2020 12:06, Dibaca 174 kali.


MMCKalteng - Murung Raya – Statemen Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Murung Raya Robert P. Sitinjak: "Hancurkan Covid-19 dengan Cuci Tangan pakai Sabun", sederhana dan sangat murah biayanya dan terjangkau. Banyak yang tidak percaya dan mempertanyakan keraguannya, bahwa apakah orang bisa mati kalau tidak cuci tangan dengan sabun, apakah benar bisa? Kajari Murung Raya menjawab bisa dan jangan dianggap remeh, fatal akibatnya.

“Ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi punya science base sesuai himbauan WHO. Orang bisa berakibat fatal kematian, karena tidak cuci tangan dengan sabun. Kita saat ini sedang menghadapi musuh yang tidak kelihatan yang potensinya ada di sekitar kita dan kita tidak tahu kapan serangan musuh tak kelihatan itu datang kepada kita,” tuturnya, Rabu (1/4/2020).

(Baca Juga : Kecamatan Kahayan Tengah Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2021)

Untuk itu, Kajari mengajak masyarakat bersama-sama Pemerintah, untuk membantu memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19), yang perkiraan ahli memasuki bulan April-Mei 2020.

Kajari memberi contoh peragaan roti dan jamur, yang membuktikan secara sah dan meyakinkan, bahwa tangan yang sudah dicuci pakai sabun dan air, lalu memegang irisan roti tawar, lalu dibiarkan beberapa lama, ternyata irisan roti tawar tersebut bersih tidak ada jamur. Berbeda dengan tangan yang cuci dengan Hand Sanitizer, lalu memegang irisan roti tawar, lalu dibiarkan beberapa lama, ternyata irisan roti tawar tersebut tumbuh bercak hitam jamur.

Kesimpulannya: “Cuci tangan dengan Sabun dan Air, terbukti 100% ampuh membunuh segala Virus, termasuk Covid-19, dibandingkan memakai Hand Sanitizer”.

"Nah, perilaku masyarakat agar diedukasi untuk membersihkan halaman dan rumahnya cukup sederhana dengan sabun dan air saja, sangat murah biayanya dan sesuai anjuran WHO," kata Kajari Murung Raya, yang sudah membaca protokol WHO melalui Nomor Whatsapp +41798931892 gratis tidak bayar dalam bahasa Inggris.

"Siapa saja bisa menerima informasi penting dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dengan Whatsapp Nomor +41798931892. Rencana WHO, Corona bulan depan mungkin akan segera diluncurkan dalam bahasa Indonesia. Kita tunggu saja mudah-mudahan, agar dapat bermanfaat buat kita semua," ucapnya.

Kajari juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya untuk seluruh tenaga medis dan dokter-dokter dalam menghadapi situasi Covid-19, yang rela mempertaruhkan resiko yang fatal untuk menyelamatkan nyawa pasien Covid-19.

"Sungguh tugas mulia demi keselamatan kemanusiaan,” ungkapnya. (DiskominfoSP_MC: Anr).

Diskominfo SP, Kab.Murung Raya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook