Kepala DPPKUKM Kobar : Sertifikasi Halal Meningkatkan Daya Saing IKM

Kontribusi dari Muhammad Agusta Wijaya, 15 Maret 2018 11:38, Dibaca 409 kali.


MMCKalteng - Untuk meningkatkan daya saing para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam menghadapi produk-produk dari luar daerah Kotawaringin Barat (Kobar) dan sebagai wujud peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan dan standarisasi kualitas produk IKM, Pemerintah Kabupaten Kobar melalui DPPKUKM Kobar memfasilitasi sertifikasi halal bagi 17 pelaku IKM dari 20 IKM yang diajukan menerima sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

IKM penerima sertifikat halal tersebut di dominasi jenis produksi kerupuk, disamping itu jenis produksi keripik, produk kacang olahan, abon ikan dan roti. Adapun nama perusahaan IKM yang menerimanya antara lain Mama Dede, Rena, Permata, Maulina, Yuliana, Usaha Mandiri, Queen Bread, Yongs Cake and Bakery, Cireng Crispy T`iyah, Kuliner Mas Bo, Mase Rachman, Maryami, Uyung Sehati, Arnilawati, Nur Cahaya dan Asad Jaya.

(Baca Juga : PWI Pulang Pisau Gelar Buka Puasa Bersama)

Penyerahan sertifikat halal ke pelaku IKM diberikan oleh Kepala DPPKUKM Kobar Jahotler Lumban Gaol di Aula Kantor DPPKUKM Kobar, Rabu (14/3). Hadir pada acara itu perwakilan Kantor Kementerian Agama Kobar, perwakilan Dinas Kesehatan dan ASN di lingkungan DPPKUKM Kobar serta pelaku IKM penerima sertifikat halal.

Kepala DPPKUKM Kobar menjelaskan bahwa para pelaku IKM yang menerima sertifikat halal ini nantinya akan dilakukan pengawasan secara berkala untuk menjaga kualitas produk secara berkesinambungan. "Setiap enam bulan akan dicek untuk menjamin kualitas produknya," kata Jahotler.

Jahotler juga mengimbau kepada pelaku IKM dalam mengatasi permasalahan modal agar membentuk kelompok koperasi sehingga dapat mempermudah dalam mengajukan proses pinjaman melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke lembaga perbankan. “Para pelaku industri biasanya kalo kekurangan modal berhubungan dengan pelepas uang, kita berupaya akan kita payungi dengan koperasi agar lebih mudah berhubungan dengan pihak perbankan,” imbaunya seusai acara. (Humas Kominfo Kobar)

Muhammad Agusta Wijaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook