Gubernur Sugianto Instruksikan Investasi Pertanian dan Perkebunan UEA di Kalteng Libatkan Masyarakat

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 17 Oktober 2019 20:40, Dibaca 633 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Usai melakukan penandatanganan Letter of Intent (LOI) terkait kerjasama pengembangan pertanian dan perkebunan di Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng), Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan terkait kerjasama ini.

"Kami pemerintah provinsi kalimantan tengah sangat senang dan bangga karna kalimantan tengah dipilih untuk bekerjasama dengan UEA. Kami akan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan sebagaimana kerjasama ini," kata Sugianto, Kamis (17/10) di Palangka Raya.

(Baca Juga : Gubernur Serahkan Hadiah Lomba serta Bantuan Kepada Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah)

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini berharap agar para pemuda yang ada di Kalteng untuk diikutsertakan dalam proyek kerjasama ini. Gubernur juga menginstruksikan jajaran perangkat daerah untuk bekerja keras mensukseskan kerjasama antar dua negara ini.

"Saya berharap pemuda Kalteng juga diikut sertakan dalam project atau kerjasama ini kedepan. Kita harus melayani para investor ini karena mereka membawa angin baik bagi kemakmuran tanah Kalteng Berkah kita. Seluruh perangkat daerah dan dinas terkait juga saya intruksikan bekerja keras untuk mensukseskan kerja sama antara dua negara," tuturnya.

Gubernur mengharapkan dengan kepercayaan yang diberikan negara dari investasi ini, tidak menimbulkan masalah, kalaupun ada masalah, Gubernur meminta agar segera dilaporkan agar bisa dicari jalan keluar terbaiknya.

"Hal ini sudah dipercayakan negara kepada kita jangan sampai ada masalah. Kalau ada segera laporkan kepada saya agar saya cepat diskusikan kepada Presiden," tegasnya.

Lebih lanjut Gubernur mengharapkan bahwa kerjasama ini kedepannya akan berdampak kepada bidang-bidang lainnya seperti infrastruktur, tenaga kerja dari Kalteng, pemasukan pajak, serta masyarakat sekitar yang bisa terlibat didalam proyek pertanian dan perkebunan ini.

 


"Ini sangat baik, berarti kan negara, pemerintah pusat mempercayai kalimantan tengah, adanya kerjasama ini, ini sangat baik. Bidang infrastruktur nanti pasti akan diperhatikan, kemudian tenaga kerja, kita banyak sarjana S1 yang di bidang pertanian, ini bisa terakomodir nanti kerja disini, kemudian di bidang lainnya seperti pajak dan lainnya, masyarakat juga yang disekitar hortikultura kebun ini nanti akan terakomodir," jelasnya.

Gubernur menegaskan bahwa proyek ini harus berjalan dengan sukses dan akan ditargetkan pelaksanaannya secepat mungkin dengan berkoordinasi dengan Kepala Daerah setempat. 

"Jadi harapan kita selaku Gubernur ini harus berjalan dengan sukses, komoditinya itu kan buah-buahan dan sayur, ini sangat baik, kita akan koordinasi dengan bupati setempat, target kita segera, mereka sudah mengirim team," ucapnya.

Pihaknya menekankan agar para investor diberikan keamanan dalam berinvestasi di Kalteng, baik itu dari sisi regulasi, kemudian masyarakat juga harus terbuka untuk menerima, namun Gubernur menegaskan agar investasi itu tidak menimbulkan ketimpangan.

"Orang kan butuh mengambil kepercayaan para investor datang ke kalimantan tengah, dari segi keamanan itu penting dari regulasi itu penting, nah dari kebudayaannya, masyarakatnya harus menerima, tidak mungkin pemerintah itu membangun daerah-daerah itu dengan sendirinya, tetapi harus ada investor, nah tetapi investor tidak menimbulkan ketimpangan, itu yang terpenting," tegasnya.

Gubernur mengatakan, bukan tidak mungkin jika investasi di bidang pertanian dan perkebunan ini sukses, kedepannya para investor ini akan memperluas investasinya ke bidang-bidang lain seperti bidang pendidikan.

"Kemungkinan bukan masalah hortikultura ini kan sayuran buah-buahan aja, tetapi dia melihat kalau nanti keadaan kalimantan tengah ini menarik dari masyarakatnya menerima, legalnya cepat semuanya, perizinan harus cepat, masyarakatnya baik, semuanya, pasti akan terjadi, bakal ada yang lain lagi mereka berinvestasi, mungkin di bidang pendidikan juga, nah hal ini kan harus kita galakan terus," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng Ir. Hj. Sunarti mengatakan bahwa investasi ini merupakan bagian dari konsep pengembangan produksi pangan food estate. Sunarti juga kembali menegaskan bahwa proyek ini harus melibatkan masyarakat Kalteng.


"Ini bagian dari food estate, buah-buahan tropis dan itu sudah ada di kita semua, tadi seperti yang sudah disampaikan pak gubernur, pengembangannya harus melibatkan masyarakat melalui CSR atau apapun bentuknya nanti dan memanfaatkan anak-anak lulusan S1 pertanian yang ada untuk ikut menjadi tenaga kerjanya," kata Sunarti.

Dengan menggunakan konsep modern farming, Sunarti menjelaskan bahwa lahan yang tidak subur bisa dijadikan sebaliknya. 

"Dengan modern farming itu kita menjadikan lahan yang tidak subur sama sekali itu menjadi yang luar biasa itu bisa, jadi mereka bukan organik tapi zero pesticide, jadi nol pestisida tapi bukan organik, jadi mereka punya teknologinya," pungkasnya.

CEO of Elite Argo Dr. Abdul Monem Almarzoofi menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan untuk bekerjasama dengan Pemprov Kalteng di bidang pertanian dan perkebunan ini. Dr. Abdul menyebut bahwa Kalteng memiliki potensi yang luar biasa.

"Kita sangat berterimakasih bagi pemprov kalteng yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja sama. Kami melihat kalimantan tengah sangat memiliki potensi yang luar biasa," kata Dr. Abdul.

Pihaknya juga telah beberapa kali datang ke Kalteng untuk memverifikasi kelayakan Kalteng di dalam proyek ini, serta mengundang secara langsung Gubernur Kalteng untuk melihat multi farming di UEA.

"Tim kami telah datang beberapa kali kesini untuk memverifikasi kelayakan kerjasama dan kami tidak memiliki alasan untuk tidak bekerja sama. Kami mengundang dan mengajak kalau ada waktu Pak Gubernur untuk melihat multi farming kami secara langsung di UEA beberapa waktu kedepan," pungkasnya. (ARP/Foto:Asep)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook