Peduli Dampak Kabut Asap, Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Bagikan 1.500 Masker Kepada Masyarakat

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 17 September 2019 10:16, Dibaca 393 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) melalui Satuan Karya Bakti Husada (SBH) daerah Kalteng membagikan masker sebanyak 1.500 buah kepada masyarakat di sekitaran Lampu Merah, Jalan Imam Bonjol, Kota Palangka Raya, Selasa (17/9/2019).

Ketua Pinsaka SBH daerah Kalteng dr. Fery Iriawan, MPH menjelaskan bahwa SBH ini dilatih setiap 3 bulan agar memiliki 6 kecakapan di bidang kesehatan guna mendukung kegiatan kesehatan bersama-sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang ada di Kalteng.

(Baca Juga : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kalteng Membuka Acara Forum Kumunikasi Pemangku Kepentingan Utama Tahap II Tahun 2020)

"Di SBH ini ada 6 kegiatan yang dilatih, jadi Pramuka yang sudah ada di Sekolah-Sekolah itu dilatih kembali hingga memiliki 6 kecakapan, misalnya kecapakan gizi, penanggulangan penyakit, kesehatan lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat dan penggunaan obat-obatan," jelas dr. Fery.


SBH adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

"Jadi mereka memiliki kecapakan ini, mereka dilatih tiap 3 bulan, nanti akhirnya mereka memiliki kecakapan khusus dan mereka nanti akan turun bersama-sama masyarakat mendorong mendukung kegiatan kesehatan bersama-sama dengan Dinas Kesehatan," tuturnya.

SBH diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang kemudian dicanangkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 12 November 1985 sebagai Hari Kesehatan Nasional di Magelang.


"Jadi SBH ini memang dibina oleh Dinas Kesehatan, pertemuan hari ini adalah kita mengumpulkan pembina-pembina di Kabupaten yang ada di Kalteng sehingga mereka ini mendukung dan mengaktifkan kembali kegiatan SBH di daerah-daerah, sehingga nanti kegiatan permasalahan kesehatan di daerah-daerah itu bisa didukung oleh adek-adek kita yang ada didalam SBH," kata dr. Fery.

Saka Bakti Husada bertujuan untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya.

Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktik berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya. (ARP/Foto:Asep)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook