HUT ke-74 RRI, Gubernur Kalteng : Jaya lah LPP RRI, Sekali di Udara Tetap di Udara

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 11 September 2019 08:52, Dibaca 897 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran yang diwakili oleh Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) yang ke-74, sekaligus Penyulutan obor tri prasetya Tahun 2019, bertempat di Gedung RRI Palangka Raya, Rabu (11/9).

Gubernur Kalteng dalam sambutannya menyampaikan, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), memasuki usia ke 74 tetap eksis dan terus meningkatkan kualitas siaran dan mempertajam konten siarannya, melalui berbagai inovasi yang berakselerasi dengan dinamika kekinian dengan motto “Untuk Indonesia Lebih Bertoleransi”.

(Baca Juga : Plt. Gubernur Kalteng Membuka Secara Resmi Seminar Investasi Emas Dan Arrum Haji PT. Pegadaian (Persero) area Kalteng – Kalsel)

"Bahkan di era konvergensi media, RRI melakukan inovasi dengan layanan siaran RRI net atau radio yang di visualisasi dengan tagline Tontonan Yang Anda Dengar, hadir untuk memenuhi tuntutan kebutuhan publik seiring dengan revolusi digitalisasi teknologi di era kekinian," ucap Wagub saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng.


Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, digitalisasi penyiaran merupakan terminologi untuk menjelaskan proses alih format media dari bentuk analog menjadi bentuk digital. Digitalisasi adalah solusi untuk mengatasi keterbatasan dan ketidakefisienan pada penyiaran analog. Proses teknologi dilakukan untuk mendapatkan efisiensi dan optimalisasi dalam berbagai hal, termasuk dalam teknologi penyiaran. 

RRI Palangka Raya yang diharapkan terus berupaya mengurangi daerah blank spot di sebagian wilayah Kalteng yang luas wilayahnya 1,5 kali pulau Jawa, tentu pengadaan pemancar relay berbasis teknologi. Untuk itu perlu adanya kerjasama dengan Pemprov Kalteng dan pemerintah Kabupaten Kota untuk mendukung dan merealisasikan kebutuhan pemancar relay yang nantinya di tempatkan di setiap Kabupaten di Kalteng.

"Hingga saat ini dari data yang ada, LPP RRI Palangka Raya menempatkan pemancar relay di kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau, Buntok, Puruk Cahu, Kapuas, dan Kasongan, Kabupaten Katingan. Sedangkan stasiun relay di Pangkalan Bun dan Muara Teweh dilaporkan sementara tidak aktif karena pemancar dalam keadaan rusak dan sebagian peralatan hilang," tuturnya.


Dalam memperingati hari radio ke 74, RRI Palangka Raya menandainya dengan launching program kentongan, sebuah program mitigasi bencana bersama steakholder lainnya diantaranya BMKG, stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya, BPBD Prov. Kalteng, TNI/Polri, termasuk kelurahan zona merah karhutla. Dengan harapan masyarakat khususnya Kalteng, menjadi pelopor masyarakat penduli dalam memerangi bahaya kebakaran hutan dan lahan. Termasuk bencana alam lainnya termasuk melakukan literasi menyoal sampah plastik .

"Dengan ucapan selamat hari ulang tahun LPP RRI ke-74, semoga RRI Palangka Raya semakin memberikan kontribusi informasi cerdas dan nyata bagi masyarakat Kalteng untuk menuju Kalteng Berkah. Jaya lah LPP RRI, sekali di udara tetap di udara," tutupnya. (ARP/Foto:Yds)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook