Workshop Program Kusta dan Frambusia Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Dinkes Prov.Kalteng, 14 Agustus 2019 16:06, Dibaca 642 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Penyakit kusta merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia, setiap tahun ditemukan sekitar 20000 penderita kusta salah satu penyebab masih tingginya jumlah penderita tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang kedua penyakit, ini melalui penyuluhan, menjadi hal yang utama dalam upaya menemukan penderita sedini mungkin.

Namun demikian indonesia masih menghadapi beban ganda karena munculnya bebarapa penyakit menular baru, sementara penyakit menular lainnya belum dapat dikendalian dengan tuntas.

(Baca Juga : Gugus Tugas Covid-19 Sampaikan Info Terkini Penanganan di Kalteng)

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalteng dr.Suyuti Syamsul, MPPM yang saat itu diwakili oleh Kepala Bidang P2P dr. Endang Srilestari D,M.Kes menambahkan, Penularan terjadi pada penderita kusta yang tidak diobati keorang lain dengan kontak lama melalui pernapasan, dan tidak semua orang dapat tertular penyakit kusta, hanya sebagaian kecil  saja (sekitar 5%) yang tertular kusta dari 100 org yang terdampar (,95 % orang yang tidak menjadi sakit, 3 orang sembuh sendiri tampa diobati 2 orang menjadi sakit dan perlu pengobatan. Jadi dapat dikatakan bahwa penyakit kusta adalah penyakit menular yang sulit ditular.Kemungkinan anggota keluarga dapat tertular kalau penderita tidak berobat oleh karena itu seluruh anggota keluarga diperiksa, Selasa(13/8).


Untuk mengetahui ada tidaknya penularan kusta harus dilakukan upaya penemuan kasus dengan cermat secara terus menerus oleh petugas kesehatan. Kasus kusta dan  Sosialisasi dan pemeriksaan pada anak sekolah dan masyarakat umum yang dicurigai menderita kusta dengan mengidentifikasi penemuan kasus baru dan dilaporkan dinas kesehatan kab/kota yang diteruskan ke dinas kesehatan provinsi agar kasus kusta dapat ditemukan secara dini.

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pemegang Program P2 kusta dirasakan sangat penting sebagai salah satu upaya untuk mendapatkan komitmen yang kuat dari  kabupaten/kota untuk dapat mengadvokasi pemangku kepentingan terkait, hal ini penting untuk mendapatkan prioritas program dengan dukungan anggaran yang memadai, serta jaminan kesinambungan program kusta di Povinsi Kalimantan Tengah.

Dinkes Prov.Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook