BB-POM Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE Obat dan Makanan

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 22 April 2019 07:18, Dibaca 630 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB-POM) di Kota Palangka Raya gelar kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan Tahun 2019, bertempat di Aula Tambun Bungai, Senin (22/4).

Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, dr. Endang Kusriatun., MM, Kepala (BB-POM) di Palangka Raya, Dra. Trikoranti Muskitawati, Apt. serta peserta sosialisasi yang terdiri dari pedagang pasar, komunitas pasar aman, petugas pasar aman, Ibu-ibu Tim Penggerak PKK, dan masyarakat umum di Kota Palangka Raya yang berjumlah 250 orang. Sedangkan narasumber berasal dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya dan BB-POM di Palangka Raya.

(Baca Juga : Kasus Harian Covid-19, 08 September 2021 : Sembuh 163 Orang, Konfirmasi 56 Orang. Mari Terus Disiplin Prokes)

 


Dra. Trikoranti menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan oleh Badan POM melalui KIE dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan dan masyarakat mampu melindungi diri dari obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan.

"Pengawasan obat makanan yang dilakukan oleh BB-POM di Palangka Raya, perlu melibatkan lintas sektor terkait dalam rangka pemberian informasi edukasi obat dan makanan. Sasaran yang dituju pada kegiatan ini adalah masyarakat secara umum dalam hal ini adalah produsen, pedagang pasar, komunitas pasar, konsumen termasuk Ibu-ibu PKK", ucap Dra. Trikoranti saat membacakan laporan ketua panitia.

Kepala BB-POM di Kota Palangka Raya ini menyampaikan bahwa dalam rangka menjamin keamanan pangan bagi masyarakat khususnya masyarakat Kota Palangka Raya, BB-POM di Palangka Raya juga menyelenggarakan program "Pasar Aman dari Bahan Berbahaya".


"Kegiatan ini dilakukan sejak tahun 2014. Pada tahun 2018 pasar kahayan Kota Palangka Raya ditetapkan sebagai salah satu pasar aman dari bahan berbahaya tingkat nasional tahun 2018. Penilaian dilakukan oleh Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM RI", lanjut Dra. Trikoranti.

Kegiatan Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan serta pemberdayaan masyarakat agar mampu melindungi diri dari obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan. (ARP/Foto:YDS)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook