Berkat Investasi

Kontribusi dari Gusti Mahfuz, 07 April 2019 08:10, Dibaca 510 kali.


Investasi dapat dijadikan penggerak pertumbuhan perekonomian di daerah. Semakin tajamnya persaingan untuk menarik modal asing, pemerintah berupaya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui deregulasi dan debirokrasi. Investasi merupakan penambahan modal dari pihak lain/asing dan biasanya untuk mengembangkan suatu usaha. Investasi sangat diperlukan perusahaan/negara, terutama untuk perusahaan yang memerlukan modal besar yang harus membangun perekonomiannya. Hal-hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan investasi  antara lain jangka waktu, bunga yang harus dibayarkan, dan yang terpenting investasi tersebut diperlukan untuk mengembangkan usaha.

(Baca Juga : Partisipasi untuk Generasi Bersih dan Sehat)


Penawaran investasi datang dari Pangeran Yura Kesteria yang juga CEO BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD (Brunei Darussalam). Pangeran Yura dan rombongan datang ke Kabupaten Kapuas dan disambut oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat beserta jajarannya. Kedatangan rombongan dari Brunei Darussalam ini menawarkan investasi di beberapa sektor di antaranya Pelabuhan Batanjung, lahan pertanian di Terusan dan tempat wisata di Pulau Telo. Untuk itu, Pangeran langsung meninjau ke tempat tesebut bersama kepala dinas terkait. Hal ini sebagai lanjutan agar dapat menentukan rencana untuk pembangunan sarana dan prasarana.


Investasi dengan cara integrasi secara vertikal, yakni dengan penempatan beberapa tahapan produksi di beberapa lokasi yang berbeda-beda. Sifat investasi yang permanen memberikan andil dalam alih teknologi, alih keterampilan manajemen, dan membuka lapangan kerja baru. Lapangan kerja ini sangat penting untuk negara sedang berkembang mengingat terbatasnya kemampuan pemerintah untuk penyediaan lapangan kerja. Investor dapat mengendalikan manajemen biasanya dilakukan oleh perusahaan dan periode waktunya panjang karena menyangkut barang-barang modal, tingkat pertumbuhan pasar, tenaga kerja, dan biaya produksi serta infrastruktur yang digunakan cukup besar.  Investasi hanya menyediakan modal keuangan dan tidak terlibat dalam manajemen. 

Tujuan perusahaan asing dalam kegiatan investasi untuk: 1) mengisi sektor-sektor usaha dan industri yang belum dapat dilaksanakan sepenuhnya oleh pihak swasta nasional, baik karena alasan teknologi, manajemen, maupun alasan permodalan, 2) modal asing juga diharapkan secara langsung maupun tidak langsung dapat lebih merangsang dan menggairahkan iklim atau kehidupan dunia usaha, serta dapat dimanfaatkan sebagai upaya menembus jaringan pemasaran internasional melalui jaringan yang mereka miliki, 3) modal asing diharapkan secara langsung dapat mempercepat proses pembangunan ekonomi Indonesia. negara berkembang mempunyai perspektif bahwa investasi merupakan masalah perdagangan semata. Keputusan mengenai investasi mencakup masalah makro ekonomi, stabilitas sosial, maupun pembangunan regional.

Berkaitan dengan adanya investor Brunei Darussalam ini Bupati Kapuas berharap investasi tersebut dapat menjadi berkat bagi Kabupaten Kapuas. Dalam investasi ini menginginkan adanya kewajiban timbal balik antar negara penanam investasi dengan negara penerima investasi, adanya pengaturan standar, sehingga aktivitas perusahaan menjadi kondusif, adanya sikap saling menghargai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan, dan adanya keharmonisan kebijakan di bidang pajak dan insentif lainnya antara negara penerima investasi.  Investor akan sangat mendukung merintis usaha di bidang-bidang tersebut. Inilah keuntungan sosial yang diperoleh adanya kehadiran investor asing. (syatkmf)

Gusti Mahfuz

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook