BPB-PK Kalteng Catat Penanganan Karhutla Seluas 37,94 Hektare, OMC Kembali Dilaksanakan

Kontribusi dari Dewi Rosmeity , 27 Oktober 2026 22:17, Dibaca 96 kali.


MMCKalteng – PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Gabungan masih terus mengintensifkan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemadaman darat, patroli, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Berdasarkan laporan harian, luas area karhutla yang ditangani dalam kurun waktu 24 jam terakhir mencapai 37,94 hektare.

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Melalui Dinsos Gelar Ziarah Hari Jadi ke-68, Mengenang Jasa Para Pahlawan)

Penanganan karhutla di Kalimantan Tengah melibatkan 16.478 personel gabungan yang terdiri atas BPBD, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, TNI-Polri, Satbrimob, Masyarakat Peduli Api (MPA), Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK), Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), relawan, serta unsur pemerintah daerah dan perusahaan setempat.

Upaya penanganan di lapangan terus dilakukan melalui pemadaman, pendinginan, dan patroli secara berkala oleh satuan tugas (Satgas) Karhutla. Langkah ini bertujuan mencegah api meluas, memastikan titik-titik kebakaran segera tertangani, serta mengurangi risiko munculnya kembali titik api di area yang telah dipadamkan.

Sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi kondisi kekeringan dan potensi meningkatnya risiko kebakaran, Satgas Karhutla bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta TNI Angkatan Udara kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pada sortie pertama, pesawat Casa 212-200/A-2105 melaksanakan penyemaian bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 kaki dengan sasaran wilayah Kabupaten Pulang Pisau bagian selatan dan Kabupaten Katingan bagian selatan.

Pelaksanaan OMC merupakan salah satu upaya mitigasi untuk mendukung potensi pembentukan hujan di wilayah sasaran. Operasi ini dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan hasil analisis cuaca, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi meteorologis yang berkembang.


Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Palangka Raya, kondisi atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah saat ini mendukung pembentukan awan hujan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin, serta pertemuan angin di sejumlah wilayah.

BMKG juga memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Katingan. Hujan tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang.

Melalui koordinasi lintas sektor, pemantauan kondisi cuaca, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca, serta penanganan langsung di lapangan, upaya pengendalian karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah terus dilakukan secara berkelanjutan. Sinergi seluruh unsur terkait diharapkan dapat menekan risiko meluasnya kebakaran serta melindungi masyarakat, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. (Dw/Foto:Ist)

Dewi Rosmeity

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter