Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Barito Utara, 20 Juli 2026 07:30, Dibaca 456 kali.
MMCKalteng - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Apel Gabungan Lingkup Pemkab Barito Utara yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026, di halaman Kantor Bupati Muara Teweh. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan diikuti oleh Wakil Bupati, Sekda, Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala OPD, Camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Dalam amanatnya, H. Shalahuddin menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas. “Kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga disiplin dalam bekerja, disiplin mematuhi aturan, disiplin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta disiplin menyelesaikan tugas dan tanggung jawab tepat waktu,” tegasnya.
(Baca Juga : ASN Harus Memahami Hak dan Kewajiban Saat Jalani Purna Tugas)
Bupati juga meminta seluruh Kepala OPD untuk segera mempercepat realisasi anggaran yang telah dialokasikan. “Anggaran harus segera direalisasikan sesuai dengan perencanaan, ketentuan yang berlaku, dan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas serta transparansi. Jangan sampai terjadi penumpukan pelaksanaan kegiatan di akhir tahun yang berpotensi menurunkan kualitas pekerjaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan jajarannya untuk terus meningkatkan koordinasi dan mempercepat proses administrasi agar program dan kegiatan pemerintah dapat segera memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, dibacakan sambutan Menteri Koperasi RI dalam rangka Peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026 dengan tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya".
Dalam sambutannya ia menambahkan bahwa koperasi harus kembali menjadi sokoguru perekonomian nasional. Pemerintah saat ini mendorong lahirnya Koperasi-koperasi Merah Putih sebagai penggerak industrialisasi rakyat. “Saat ini ada lebih dari 80.000 KDKMP, di mana lebih dari 1.062 di antaranya telah beroperasi sebagai langkah awal. KDKMP diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, dan memperluas pemasaran produk lokal,” ucapnya.
Koperasi juga didorong menjadi pelaku utama hilirisasi kelapa sawit. Tidak lagi hanya menjual tandan buah segar, tetapi mengembangkan pengolahan minyak sawit, produk turunan, hingga industri bernilai tambah. Lebih lanjut, koperasi masa kini harus bertransformasi menjadi koperasi digital yang menguasai teknologi, menggunakan sistem pembayaran modern, kecerdasan buatan, dan platform digital untuk memperluas pasar. “Koperasi saat ini adalah koperasi digital. Mampu menjangkau generasi muda, para petani milenial, nelayan, pelaku UMKM, pekerja kreatif, hingga startup lokal,” tegasnya.
Di akhir sambutan, seluruh insan koperasi diajak untuk menjaga semangat gotong royong, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan tata kelola koperasi. Generasi muda juga didorong untuk tidak ragu bergabung dan berkarya melalui koperasi. “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya. Dirgahayu Koperasi Indonesia,” pungkasnya. (Ummi/Fahmi - Foto: Miswar_Diskominfosandi 2026)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.