Jelang Iduladha, Pemprov Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Tetap Terkendali

Kontribusi dari Ika Alqinaya, 26 Mei 2026 11:17, Dibaca 245 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama jajaran terkait melakukan pemantauan harga pangan dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah lokasi di Kota Palangka Raya, Selasa (26/5/2026).

Pemantauan dilakukan di beberapa titik yakni di Pasar Besar, Pasar Kahayan, sejumlah pangkalan LPG, serta Gudang Bulog Regional Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 3. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok, keterjangkauan harga, serta kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat tetap dalam kondisi aman dan terkendali menjelang hari raya.

(Baca Juga : Raih Dua Medali, Atlet Kalteng Semangat Berlaga pada POPNAS XVI di Palembang)

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, mengatakan pemantauan rutin dilakukan menjelang hari-hari besar keagamaan untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga di pasaran.

"Menjelang Hari Raya Iduladha, pemerintah melakukan kunjungan ke sejumlah titik untuk mengecek ketersediaan bahan pangan dan perkembangan harga di pasaran. Kita ingin memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil bagi masyarakat," ujarnya.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas strategis masih tersedia dengan harga yang relatif stabil. Harga beras SPHP tercatat sekitar Rp13.800 per kilogram, bawang merah Rp41.500 per kilogram, bawang putih Rp38.000 per kilogram, cabai merah keriting dan cabai merah besar masing-masing sekitar Rp55.000 per kilogram, serta cabai rawit merah Rp57.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi murni berada pada kisaran Rp140.000 per kilogram dan daging ayam ras sekitar Rp40.000 per kilogram. Untuk komoditas lainnya, telur ayam ras tercatat sekitar Rp30.000 per kilogram, gula konsumsi Rp17.500 per kilogram, minyak goreng curah dan Minyakita sekitar Rp15.700 per liter, serta minyak goreng kemasan sekitar Rp22.000 per liter.

Linae mengungkapkan, dari hasil pemantauan ditemukan adanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun sebagian besar masih berada pada kondisi yang relatif stabil. Pemerintah berharap situasi tersebut dapat terus terjaga hingga perayaan Iduladha.

"Kami melihat memang ada beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan harga, tetapi ada juga yang tetap stabil. Kondisi ini diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok," katanya.


Ia juga mengimbau masyarakat maupun pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang karena dapat memicu kelangkaan dan mendorong kenaikan harga di pasaran.

"Kami berharap masyarakat dan pedagang tidak melakukan penimbunan. Penimbunan dapat berdampak pada terganggunya distribusi dan memicu kenaikan harga yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas," tegasnya.

Menurut Linae, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat sesuai dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah.

"Masyarakat tidak perlu resah karena pemerintah senantiasa berkomitmen mendukung ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah. Harapannya, masyarakat dapat merayakan Hari Raya Iduladha dengan aman, nyaman, tertib, dan penuh kebahagiaan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah Norhani, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Agus Candra, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (IAQ/Foto: Fry)

Ika Alqinaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook