Sekilas Info
Kontribusi dari ADMIN, 22 Januari 2026 09:30, Dibaca 693 kali.
MMCKalteng - Palangka Raya - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Palangka Raya, Kamis malam (22/1/2026). Kegiatan keagamaan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj tidak hanya sebagai seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperdalam pemahaman spiritual dan memperkuat pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait kewajiban shalat dan pembentukan akhlak mulia.
(Baca Juga : Asisten Ekbang Sri Widanarni Berharap Generasi Muda Lebih Menggunakan Produk Dalam Negeri dan Berwisata di Indonesia)
“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, namun menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan, serta meneguhkan kembali kewajiban shalat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan pribadi yang berakhlakul karimah,” tutur Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur Agustiar Sabran menekankan bahwa nilai-nilai keimanan dan akhlak yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj memiliki peran dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Kalteng yang majemuk.
“Kalimantan Tengah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi iman yang kuat dan akhlak yang mulia, yang selaras dengan semangat Huma Betang, yakni hidup rukun, saling menghormati, dan kebersamaan,” kata Gubernur.
Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan falsafah Huma Betang sebagai kearifan lokal masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan, toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai, sekaligus menjadi landasan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, Gubernur berpendapat, ketika nilai keimanan dan akhlak mulia dijadikan pedoman bersama, maka stabilitas sosial, rasa aman, dan keharmonisan masyarakat akan semakin terjaga, sehingga mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan bermartabat.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj juga memiliki makna penting bagi institusi Polri, khususnya dalam memperkuat integritas, moralitas, dan semangat pengabdian aparat kepolisian dalam melayani masyarakat.
“Dapat kita maknai bersama seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran serta kepakaan terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai tersebut sejalan peran polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan,” ungkapnya.
Adapun tema peringatan Isra Mi’raj tahun ini menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang diwujudkan dalam aksi nyata kemanusiaan serta peningkatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penceramah pada kegiatan tersebut adalah Habib Usman bin Yahya, yang menyampaikan tausiyah tentang makna Isra Mi’raj dalam membangun keteguhan iman dan akhlak umat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Doa Bersama untuk bangsa Indonesia serta penyerahan bantuan sosial dari Gubernur dan Forkopimda Kalteng kepada sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren di Kota Palangka Raya.
Bantuan sosial disalurkan kepada Panti Asuhan Darul Amin sebanyak 80 paket, Panti Asuhan Ayah Bunda sebanyak 70 paket, Panti Asuhan Darul Tazkiyah sebanyak 50 paket, Panti Asuhan Budi Mulya sebanyak 80 paket, Panti Asuhan Al Amin sebanyak 40 paket, Panti Asuhan Berkah sebanyak 80 paket, Panti Asuhan Nurul Sholihin sebanyak 240 paket, Panti Asuhan Bina Sejahtera sebanyak 25 paket, Pondok Pesantren Hidayatullah sebanyak 45 paket, serta Pondok Pesantren Al Wafa sebanyak 140 paket bantuan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh unsur Forkopimda Kalteng, Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, serta Kepala OPD dan instansi vertikal. (MTD/Foto:THQ)