Mendagri Minta Praja IPDN Kerja Keras Bantu Pulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang

Kontribusi dari Dewi Rosmeity , 05 Januari 2026 21:40, Dibaca 758 kali.


MMCKalteng - Aceh Tamiang - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk terus bekerja keras membantu pemulihan layanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang. Menurutnya, peran praja sangat penting dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana.

(Baca Juga : Di Kuliah Umum Unpas, Wamendagri Bima Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pemerintahan Menuju Indonesia Emas 2045)

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memimpin apel pembukaan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (5/1/2026).

Mendagri menjelaskan, keberhasilan pemulihan daerah terdampak bencana dapat diukur melalui tiga indikator utama, yakni berfungsinya pemerintahan secara normal, terkoneksinya kembali sarana dan prasarana publik, serta pulihnya aktivitas perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengapresiasi langkah cepat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pemulihan di daerah terdampak bencana.

“Saya paham betul Bapak Menkes bekerja sangat keras, bahkan sering tanpa kamera dan tanpa ekspos. Padahal luar biasa, hampir seluruh rumah sakit umum daerah di 52 wilayah terdampak kini kembali beroperasi normal,” tutur Mendagri.


Ia juga memberikan apresiasi kepada Kementerian UMKM yang dinilai sigap mendampingi pelaku usaha terdampak bencana. Melalui pendampingan intensif, aktivitas pasar, warung, toko, hingga restoran di sejumlah wilayah mulai kembali berjalan.

“Beliau (Menteri UMKM) sudah turun langsung ke lapangan, bukan hanya sekarang, tetapi sejak hari-hari sebelumnya bersama tim pendamping UMKM,” imbuhnya.

Mendagri menegaskan, kehadiran para praja IPDN di Aceh Tamiang bertujuan membantu pemulihan layanan publik sekaligus memberikan dukungan moril kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia memastikan, Kemendagri akan terus mendukung proses pemulihan pascabencana bersama pemerintah daerah setempat.

“Kita menggelar apel ini untuk membangkitkan semangat, agar Pak Bupati dan Forkopimda tidak merasa sendiri, begitu pula saudara-saudara kita di pengungsian,” lanjutnya.

Apabila proses pemulihan berjalan cepat, Mendagri menyebutkan tidak menutup kemungkinan para praja akan ditugaskan ke daerah lain yang juga terdampak bencana, seperti Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Gayo Lues. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Kemendagri dalam mendukung pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.

“Terima kasih banyak, dan ke depan kita harus semangat terus. Inilah pengabdian, sekali lagi, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa mengabdi, memberikan dharma baktinya,” pungkas Mendagri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta jajaran Forkopimda se-Kabupaten Aceh Tamiang. (Dw/Sumber Foto:Puspen Kemendagri)

Dewi Rosmeity

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook