Pj Sekda Seruyan Resmi Buka Bimbingan Teknis SIKS-NG 2025

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 18 November 2025 15:47, Dibaca 1,462 kali.


MMCKalteng – Kuala Pembuang – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, dibukanya secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengaplikasian Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Pemerintah Kabupaten Seruyan, Selasa (18/11/2025). Hal ini dilakukan untuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan sosial melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola data. Kegiatan ini diikuti oleh operator desa dan kelurahan dari seluruh wilayah Seruyan yang memiliki peran penting dalam memperbarui dan mengelola data sosial masyarakat.

Bimtek SIKS-NG Tahun 2025 ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Seruyan sebagai bentuk upaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN) yang menjadi dasar penyaluran berbagai program perlindungan sosial pemerintah pusat maupun daerah. Melalui pelatihan intensif ini, para operator diharapkan dapat memahami secara menyeluruh proses input data, pemutakhiran informasi, hingga prosedur validasi lapangan yang menjadi bagian penting dari sistem SIKS-NG.

(Baca Juga : Tingkatkan PAD Melalui Seni dan Budaya)

Dalam sambutannya, Bahrun Abbas menegaskan bahwa kualitas data merupakan elemen fundamental dalam penyusunan kebijakan publik, terutama pada sektor sosial.


“Kualitas data adalah elemen fundamental dalam penyusunan kebijakan publik, terutama di sektor sosial,” tegas Bahrun Abbas dalam sambutannya. “Seluruh program bantuan seperti PKH, Bantuan Pangan, Program Sembako, hingga Kartu Indonesia Sehat sangat bergantung pada akurasi data yang kita kelola. Kesalahan sekecil apa pun dalam proses input dapat menyebabkan bantuan tidak sampai kepada masyarakat yang berhak. Karena itu, ketelitian dan tanggung jawab para operator menjadi sangat krusial.”

“Aplikasi SIKS-NG bukan hanya alat untuk memasukkan data, tetapi sebuah sistem terintegrasi yang memastikan informasi tentang penduduk miskin dan rentan selalu diperbarui dan sesuai kondisi lapangan. Dengan basis data by name by address, pemerintah dapat memperoleh gambaran nyata mengenai warga yang membutuhkan intervensi sosial. Para operator desa dan kelurahan harus memahami mekanisme kerja sistem ini secara menyeluruh agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.

“Bimtek ini juga menjadi ruang bagi para operator untuk menyampaikan berbagai kendala teknis, mulai dari akses jaringan, hambatan administrasi, hingga koordinasi antarinstansi. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial akan terus memberikan pendampingan dan solusi agar proses penginputan data berjalan lancar. Pendampingan ini penting mengingat operator adalah garda terdepan dalam memastikan verifikasi data sosial di lapangan,” jelasnya.


Dalam kesempatan itu, Abbas juga menyampaikan apresiasi. “Saya sangat menghargai semangat dan dedikasi para peserta. Perbaikan data sosial harus dilakukan terus-menerus karena kondisi masyarakat selalu berubah. Dengan Bimtek SIKS-NG ini, saya berharap terbentuk kesamaan pemahaman mengenai mekanisme dan standar pengelolaan data secara nasional.”

“Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di desa dan kelurahan masing-masing. Kualitas data yang baik adalah fondasi bagi kebijakan sosial yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kualitas data sosial semakin meningkat sehingga berbagai program bantuan dapat tersalurkan dengan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Seruyan. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook