Balai Arkeologi Kalimantan Selatan Sambangi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas

Kontribusi dari DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS, 07 Oktober 2021 15:32, Dibaca 110 kali.


MMCKalteng - Gunung Mas – Balai Arkologi Kalimantan Selatan sambangi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas dalam rangka penelitian arkeologi hunian kuno berbenteng dan kehidupan sosial politik masyarakat Ot Danum DAS Kahayan Kalimantan Tengah (Tahap I). Dalam kegiatan tersebut pengumpulan data dilaksanakan selama 18 hari mulai tanggal 4 Oktober sampai dengan 12 Oktober 2021, di Desa Upon Batu, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas.

“Saya menyambut baik kegiatan dari Balai Arkeologi Kalimantan Selatan dan sangat berdampak bagi Kabupaten Gunung Mas, kalau kita lakukan penelitian maka akan menghabiskan biaya yang cukup besar,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Eig Manto, Rabu (6/10/2021).

(Baca Juga : Bupati Cek Pembangunan Kandang Sapi Desa Sumber Cahaya)

Saat ini Balai Arkeologi Kalimantan Selatan membantu dengan menghadirkan Arkeolog dan mendukung dalam proses tersebut. Eig menyampaikan, aspek positif untuk Kabupaten Gunung Mas akan mempunyai data dan kita bisa menentukan kebijakan ke depannya yang lebih baik.

“Ke depan penelitian ini tidak hanya sampai di sini baik itu penelitian lanjutan, atau penelitian di spot yang lainnya,” kata Eig Manto .

“Kita akan selalu menjalin kerja sama baik dari pihak Provinsi maupun pihak balai bahkan pihak Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan,” tambah dia.


Sementara itu, ketua tim Hartatik mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah mencari bukti sejarah dari benda material tidak hanya melalui cerita legenda atau cerita orang jaman dulu. Seperti mencari benda hunian kuno yang terletak di Desa Tumbang Manange Upon Batu Puruk Amai Rawang.

“Pada kesempatan ini kita juga akan mencari rumah yang digunakan tempat tinggal dan benteng keliling, bentuk dan arsitekturnya seperti apa, wawancara dari tokoh adat, tokoh masyarakat yang pernah mendengarkan cerita dari orang tuanya zaman dulu, atau pernah melihat bukti-bukti temuan yang ada di situ,” ungkap Hartatik. 

“Kita juga mencari arang sisa orang jaman dulu, di lapisan yang dalam arang ini selanjutnya akan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis untuk penanggalannya,” sambungnya.

Hartatik juga mengatakan, manfaat dari kegiatan ini adalah secara penelitian akademik mencari bukti-bukti ilmiah, kalau memang outputnya informasi, bisa menjelaskan mengedukasikan kepada masyarakat dan masalah pengembangan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, dengan informasi seperti ini masyarakat juga tahu bahwa tokoh Amai Rawang yang hidup pada pada zamannya berdasarkan dengan bukti-bukti dari hasil penelitian ini. Disamping itu, berdasarkan informasi ilmiah tidak katanya-katanya tetapi ada bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, untuk pengembangan objek wisata, alangkah baiknya diselipkan informasi yang mendidik.

“Kami bertugas hanya sebatas untuk menggali informasi sesuai dengan data bukti-bukti dan faktualnya yang ada di lapangan, penelitian ini nanti akan dibuat artikel dan jurnal-jurnal dan buku-buku,” pungkasnya.

Tim yang bertugas menggali informasi di Desa Upon Batu, yakni Restu Budi Sulistiyo dari Balai Arkeologi Provinsi Kalimantan Tengah, Dian Triasri Setiyorini dari Balai Arkeologi Provinsi Kalimantan Tengah, Gauri Vidya Daneswara dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, M. Wishnu Wibisono dari C.V Vajra Amarta Reksa, Dwi Purnomo dari C.V Vajra Amarta Reksa, Khusnul Bayu Aji dari C.V Vajra Amarta Reksa, Aldhi Wahyu Pratama dari Rijang Research Indonesia, Grizzly Akbar dari C.V Vajra Amarta Reksa, dan M. Arief Rafsanjani dari Universitas Palangka Raya. (Iswanto / Foto: Iswanto)

DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook