Gubernur Kalteng Minta Perhatian Serius Bupati/Walikota Terkait Penanganan Covid-19

Kontribusi dari Widia Natalia, 19 Mei 2021 11:53, Dibaca 384 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengatakan memperhatikan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan juga data perkembangan covid-19 di Kalteng, diminta perhatian serius dari seluruh Bupati/Walikota bersama dengan Forkompimda Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota terhadap evaluasi penanganan covid-19 berdasarkan data-data setiap Kabupaten/Kota. Hal ini disampaikan Gubernur saat pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi/Kabupaten/Kota, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (19/5/2021).

Sebagai informasi, perkembangan data covid-19 di Kalteng sampai dengan tanggal 18 Mei 2021, kasus konfirmasi sebanyak 21.340 kasus, yang sembuh sebanyak 19.783 kasus, meninggal sebanyak 570 orang, yang masih dirawat sebanyak 988 orang. Jika dibanding dengan Nasional, kasus konfirmasi Kalteng berkontribusi 1,22% terhadap kasus Nasional, prosentase yang dirawat Kalteng lebih rendah dari Nasional, prosentase kesembuhan Kalteng lebih tinggi dari Nasional, dan prosentase kematian Kalteng lebih rendah dari Nasional, meskipun demikian kasus kematian hampir terjadi setiap hari sehingga membuat semua prihatin.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Periode 1967-1978 Dimakamkan Hari ini)

Dalam pengarahannya, H. Sugianto Sabran meminta seluruh Bupati/Walikota bersama dengan Forkompimda Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota, pertama, melakukan testing secara masiv dan terukur, karena semakin banyak testing yang dilakukan maka kemungkinan tingkat positif akan semakin menurun. Walaupun konsekuensinya peluang penambahan kasus konfirmasi akan lebih besar tetapi hal baiknya maka peluang untuk mempercepat penemuan kasus dalam masyarakat semakin baik dan kita dapat melakukan penanganan lebih cepat agar dapat menekan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Ini harus menjadi perhatian serius kita semua, seluruh Bupati/Walikota didukung TNI/Polri dan instansi lainnya. Saya tegaskan jangan ada Kabupaten/Kota yang berusaha menyembunyikan data atau mengurangi testing dengan harapan dapat mengurangi jumlah konfirmasi positif. Karena masih banyak kasus konfirmasi covid-19 di dalam masyarakat yang belum diketahui karena testing yang dilakukan masih rendah atau minim”, ucap Gubernur.

Kedua, mengenai tren kasus aktif covid-19, per tanggal 16 Mei 2021, ada 4 kabupaten yang mengalami kenaikan yaitu Kabupaten Katingan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Barito Utara.

“Saya minta perhatian serius kepada 4 kabupaten ini, supaya dilakukan penanganan maksimal. Kabupaten lainnya yang sudah mengalami tren penurunan agar dipertahankan sehingga dapat terus menurun”, imbuhnya.

Ketiga, mengenai tren kesembuhan, per tanggal 16 Mei 2021, ada 4 kabupaten yang mengalami penurunan yaitu Kabupaten Lamandau, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan. Keempat, mengenai tren kematian, per tanggal  16 Mei 2021, ada 8 kabupaten yang mengalami kenaikan yaitu Kabupaten Seruyan, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Timur, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Katingan.

Kelima, mengenai kapasitas tempat tidur pada rumah sakit untuk penanganan covid-19, per tanggal 17 Mei 2021, tingkat keterpakaian tempat tidur di Kalimantan Tengah sebesar 35,35%, atau terpakai 421 tempat tidur dari yang tersedia sebanyak 1.191 tempat tidur. Kondisi ini masih berada pada posisi aman karena masih dibawah 50%. Terakhir, mengenai vaksinasi, per tanggal 17 Mei 2021, capaian target vaksinasi untuk tenaga kesehatan sudah relatif baik, namun pelayanan publik masih rendah, dan yang memprihatinkan capaian vaksinasi lansia masih sangat rendah, dibawah 10%.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut meminta kepada Bupati/Walikota bersama seluruh potensi yang ada di Kabupaten/Kota untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi di Kalteng. Bagi Kabupaten/Kota yang belum selesai melakukan refocusing anggaran untuk segera melakukan refocusing anggaran sesuai kebutuhan. Gubenur juga meminta agar seluruh jajaran dapat secara massif mengedukasi dan sosialisasi tentang vaksinasi untuk menepis hoax tentang vaksinasi.

“Semakin banyak warga Kalimantan Tengah yang divaksin maka akan semakin baik terhadap upaya kita mewujudkan ketahanan menghadapi covid-19 dan diharapkan dapat memicu pemulihan ekonomi di Kalimantan Tengah”, tandas H. Sugianto Sabran.

H. Sugianto Sabran juga menegaskan agar Bupati/Walikota bersama dengan seluruh Forkompimda Kabupaten/Kota untuk mengimplementasikan dengan baik Ketentuan Pelaku Perjalanan Orang Masuk Kalteng Khususnya agar penyebaran covid-19 pasca libur lebaran dapat terkendali.

Nampak hadir mengikuti rakor diantaranya Ketua DPRD Kalteng Wiyatno, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo , Danrem 102/PJG Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kabinda Kalteng Brigjen TNI Sinyo, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng Erlin Hardi serta Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait.(WDY/Foto:Rinto)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook