Wakil Ketua Komisi IV DPR RI : Food Estate di Kalteng Dapat Mensejahterakan Masyarakat

Kontribusi dari Widia Natalia, 25 Maret 2021 19:44, Dibaca 149 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan peninjauan Lokasi Food Estate di Desa Petak Batuah A2, Kecamatan Dadahub, Kabupaten Kapuas, Kamis (25/03/2020). Komisi IV DPR RI yang melakukan peninjauan diantaranya Ketua Tim/Wakil Ketua Komisi IV Anggia Erma Rin dan anggota yakni Vita Ervina, Ono Surono, Endro Hermono, H. T.A. Khalid, Yessy Melania, Julie Sutrisno, Bambang Purwanto, H. Andi Akmal Pasluddi, Fachry Pahlevi Kanggoasa, Ponco Sumarmo, Ria Damayanti, Wibowo Sukoco, Rohiman dan Nurul Firdausi.

Wakil Ketua Komisi IV Anggia Erma Rin usai melakukan peninjauan menyampaikan harapan agar program food estate di Kalteng tidak hanya meningkatkan produksi beras tetapi juga bisa mensejahterakan masyarakat.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Lakukan Penyerahan Bantuan 2 Kapal 3-5 GT dan Voucher DAK Fisik 2021 Bidang Pendidikan)


“ Kami berharap kebijakan itu menyeluruh tidak hanya menghasilkan beras saja tetapi bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat”, tutur Anggia Erma Rin usai meninjau lokasi Food Estate di Desa Petak Batuah A2.

Anggia Erma Rin berharap program food estate ini bisa menjadi model percontohan untuk kawasan pengembangan lumbung pangan Nasional.


Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP), Kementerian Pertanian Sarwo Edhy yang ikut dalam kunjungan tersebut menjelaskan terkait lahan yang digunakan sebagai pengembangan program food estate.

“85.000 Hektare (Ha) itu lahan Intensifikasi dan 79.000 Ha itu lahan Ekstensifikasi. Kemudian dalam perjalanannya di Tahun 2020 itu, kita fokus ke lahan Intensifikasi seluas 30.000 Ha, di Kabupaten Pulang Pisau 10.000 Ha dan Kabupaten Kapuas 20.000 Ha”, ucap Sarwo Edhy.

Lebih lanjut Sarwo Edhy menjelaskan di Kabupaten Pulang Pisau terdapat lebih kurang 200 Ha lahan yang belum tanam dan di Kabupaten Kapuas yang belum ditanam lebih kurang 3.000 Ha. Sarwo Edhy mengatakan hal tersebut dikarenakan terdapat titik yang masih banjir.

“Jumlah yang sudah ditanam secara Nasional Food Estate dari 30.000 Ha itu, lebih kurang sudah 27.000 Ha. Di Kabupaten Kapuas ini dari target 20.000 Ha, sudah ditanam lebih kurang 17.000 Ha”, jelas Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy juga mengatakan tujuan dari program ini yakni pertama menambah perluasan areal tanam baru.
“Artinya bahwa yang biasa tanam sekali itu sekarang bisa 2 kali. Mudah-mudahan sudah normal nanti bisa jadi 3 kali atau lebih. Harapannya para petani akan bertambah juga kesejahteraannya”tambanhnya.
Tujuan selanjutnya yakni meningkatkan produktifitas setiap hektar lahan agar bisa menghasilkan 3-5 ton perhektar.
Selain itu, Sarwo Edhy mengungkapkan tujuan selanjutnya yakni produksi diharapkan juga meningkat.
“ Kalteng akan menjadi penyangga pangan untuk diwilayah Timur”, tandas Sarwo Edhy.

Turut hadir dari Pemprov. Kalteng Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri dan Kepala Dinas TPHP Prov. Kalteng Hj. Sunarti. Dari Pemkab. Kapuas hadir Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Aswan. (WDY/Foto:Asep)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook