SMA Negeri 1 Palangka Raya Gelar Uji Coba Tahap 2 USBK dengan Aplikasi AIOCBT

Kontribusi dari Rikah Mustika, 04 Maret 2021 15:41, Dibaca 222 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Kondisi pandemi Covid-19 serta kegiatan PBM dengan moda daring atau PJJ tidaklah menyurutkan semangat pihak SMA Negeri 1 Palangka Raya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para peserta didiknya. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Uji Coba Tahap 2 USBK untuk peserta didik kelas XII. Kegiatan ini sebagai wujud nyata upaya mempersiapkan peserta didik dalam mengikuti ujian akhir atau USBK yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Maret sampai dengan 7 April 2021.

Agenda pelaksanaan Uji Coba Tahap 2 ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan Uji Coba Tahap 1 USBK yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Dari hasil evaluasi Uji Coba tahap 1, maka dilakukan beberapa kebijakan untuk memaksimalkan pelayanan kepada peserta didik. Salah satu kebijakan tersebut adalah penggunaan aplikasi pada Uji Coba tahap 2 yang berbeda dari aplikasi yang digunakan pada Uji Coba tahap 1.

(Baca Juga : Tekan Covid-19, ASN Prov. Kalteng Terapkan WFH dan WFO)

Pada kegiatan Uji Coba tahap 2 USBK yang dilaksanakan mulai tanggal 2 - 10 Maret 2021, aplikasi yang digunakan adalah All in One CBT (AIOCBT). Kelebihan aplikasi AIOCBT adalah peserta didik bisa melanjutkan ujian ketika terjadi kendala teknis seperti komputer trouble, mati listrik dan sinyal internet terganggu. Hal ini disampaikan oleh kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin di ruang kerjanya, Rabu (3/3/2021).

“Pada kegiatan Uji Coba tahap 2 USBK yang dilaksanakan mulai tanggal 2-10 Maret 2021, SMA Negeri 1 Palangka Raya menggunakan aplikasi All in One Moodle CBT (AIOCBT). Aplikasi ini kita gunakan setelah melihat kendala-kendala atau kekurangan pada aplikasi yang kita gunakan pada Uji Coba tahap 1,” katanya.

Drs. H. Arbusin juga menyampaikan, selain memantapkan persiapan yang bersifat teknis untuk pelaksanaan USBK, pelaksanaan uji Coba tahap 2 USBK kali ini juga bertujuan untuk melakukan evaluasi pada tingkat partisipasi keaktifan siswa dan daya serap peserta didik terhadap materi-materi esensial setiap mata pelajaran. Hal ini dilakukan setelah melihat hasil Uji Coba tahap 1 USBK yang sudah dilaksanakan sebelumnya yang masih belum sesuai harapan.


Ketika disinggung tentang pelaksanaan Uji Coba tahap 2 USBK yang sudah berlangsung selama 2 hari, Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya menyampaikan apresiasinya. Kegiatan terlaksana dengan baik walaupun pada hari kedua sempat ada kendala jaringan internet. Semua teknisi dan proktor menjalankan tugas dan fungsinya dengan maksimal. Begitu pula tingkat partisipasi siswa, hampir semua peserta didik mengikuti kegiatan Uji Coba ini. Kalaupun ada yang tidak hadir, hanya 1 atau 2 orang, hal ini karena alasan sakit.

“Alhamdulillah, pada pelaksanaan hari pertama dan kedua Uji Coba tahap 2 USBK kali ini tidak ada kendala teknis. Selain itu tingkat partisipasi para peserta didik sangat tinggi. Hanya ada 1 atau 2 orang yang tidak hadir dari 394 peserta didik kelas XII. Mereka tidak hadir itu karena sedang sakit. Selain itu tingkat keseriusan peserta didik juga semakin meningkat dalam menjawab soal-soal. Hal ini terbukti durasi waktu yang disediakan dalam menjawab soal dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.

Laki-laki yang sering disapa dengan Pak Haji ini berharap agar para peserta didik bisa memanfaatkan kegiatan Uji Coba tahap 2 USBK ini untuk melatih diri menyelesaikan soal-soal dengan baik dan juga tepat waktu. Dengan demikian diharapkan ketika USBK nanti tidak ada lagi yang akan mengalami kendala sehingga siswa SMA Negeri 1 Palangka Raya bisa 100% lulus.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, wakil kepala sekolah bidang kurikulum sekaligus sebagai ketua panitia Uji Coba tahap 2 USBK, Drs. Edral Gandi, M.M., juga menyampaikan bahwa kegiatan Uji Coba ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan siswa dalam menghadapi USBK dan juga sebagai uji coba aplikasi yang digunakan.


Menurut Edral Gandi, aplikasi AIOCBT yang digunakan pada Uji Coba Tahap 2 ini sudah final yang akan digunakan pada saat USBK. Hal ini dikarenakan banyak sekali kemudahan-kemudahan teknis dalam aplikasi tersebut. Selanjutnya pihak sekolah akan selalu melakukan koordinasi dengan teknisi dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dalam persiapan dan pelaksanaan USBK nanti.

“Aplikasi AIOCBT akan kita gunakan ketika pelaksanaan USBK nanti. Aplikasi ini secara teknis sangat mudah dioperasi dan kendala-kendala teknis sangat kecil terjadi,” tegasnya.

Waka bidang kurikulum ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia yang sudah bekerja dengan maksimal. Selain itu juga dia berharap dalam pelaksanaan Uji Coba ini dan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya, seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Palangka Raya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan semoga selalu sehat walafiat. (Huma-Anw)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook