H. Sugianto Sabran : Pemprov Kalteng Siap Mengerahkan 8.312 Personil Membantu Penanganan Karhutla Tahun 2021

Kontribusi dari Widia Natalia, 04 Maret 2021 10:13, Dibaca 148 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengatakan Provinsi (Prov) Kalteng siap mengerahkan personil sebanyak 8.312 orang, yang terdiri dari TNI, POLRI, BPBD, Dinas Kehutanan, Brigdalkar KPH, Manggala Agni, MPA/TSAK/BPK dan TAGANA didukung juga dari Operasi Udara membantu penanganan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Prov. Kalteng Tahun 2021 ini. Hal ini disampaikan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam amanatnya saat bertindak sebagai Pembina apel Gelar Pasukan Sarana Prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalteng Tahun 2021 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (04/03/2021).

Bertindak sebagai komandan Apel adalah AKBP Arwin. Peserta Upacara terdiri dari Polda Kalteng, Korem 102/PJG, Satpol PP Prov. Kalteng, Dinas Sosial Prov. Kalteng, Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalteng, Brigdalkar KPH, Manggala Agni, MPA/TSAK/BPK dan TAGANA.

(Baca Juga : Wamenhan Lakukan Survey Lapangan Potensi Lahan Pertanian di Kalteng )

Saat menyampaikan amanatnya, Gubernur H. Sugianto Sabran memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, karena telah bersinergi bersama seluruh Satgas Kabupaten/Kota, stakeholder terkait dan Pemerintah Pusat, secara khusus Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam melaksanakan penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Prov. Kalteng. Telah diketahui bersama, potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dihadapi dari tahun ke tahun memiliki eskalasi dan karakter yang berbeda-beda disebabkan kondisi lahan, cuaca dan iklim, ditambah dengan peningkatan aktivitas oknum yang tidak bertanggung jawab yang masih melakukan pembakaran.

H. Sugianto Sabran meyakini sinergisitas dari seluruh stakeholder yang meliputi Pemerintah, TNI-POLRI, lembaga usaha, masyarakat, akademisi dan media dapat mewujudkan komitmen bersama yaitu Kalteng Bebas Kabut Asap di Tahun 2021.

Gubernur menegaskan manajemen tanggap darurat serta kemampuan dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara cepat dan tanggap harus selalu ditingkatkan. Tidak kalah penting juga lakukan edukasi kepada masyarakat secara persuasif dan terukur.

“Mulailah dari skop terkecil yakni lingkup keluarga agar informasi dan sosialisasi tentang kebencanaan dapat diterima dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat”, ucap H. Sugianto Sabran.


“Selain bencana alam baik kebakaran hutan dan lahan serta bencana banjir, saat ini kita juga menghadapi bencana nonalam berupa pandemi COVID-19. Hal ini membuat penanggulangan antara keduanya harus tetap berjalan dengan seimbang, yang mengharuskan kita bekerja cepat, inovatif, dan juga berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait”, pungkasnya.

Nampak hadir pada apel Gelar Pasukan Sarana Prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan diantaranya Ketua DPRD Prov. Kalteng Wiyatno, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dedi Prasetyo, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kajati Kalteng Imam Wijaya, Kabinda Kalteng Brigjen Pol. M. Slamet Urip Widodo, Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait, Rektor Perguruan Tinggi serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hadir pula Bupati/Walikota se-Kalteng, Anggota Forkopimda, Kepala BPBD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala UPTD KPH se-Kalteng di halaman Kantor Gubernur dan secara virtual dari tempat masing-masing.(WDY/Foto:Asep)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook