Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Apresiasi Penerapan Prokes pada Pembagian Rapor di SMA Negeri 1 Palangka Raya

Kontribusi dari Rikah Mustika, 18 Desember 2020 20:33, Dibaca 512 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya melakukan pemantauan langsung kegiatan pembagian rapor di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian laporan ke Satgas Covid-19 oleh pihak SMA Negeri 1 Palangka Raya melalui surat nomor: 421.3/ 344 /IV.421/SMAN-1/Plk/MN/2020, tanggal 17 Desember 2020 tentang pelaksanaan pembagian rapor kepada peserta didik kelas X, XI dan XII yang dilaksanakan selama 2 hari yakni hari Jumat dan Sabtu, tanggal 18-19 Desember 2020.

Agenda pembagian rapor ini sudah sesuai dengan kalender pendidikan tahun ajaran 2020/2021. Dengan demikian kegiatan kunjungan Satgas Covid-19 ini merupakan respon positif terhadap kegiatan pembagian rapor di SMA Negeri 1 Palangka Raya pada masa pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan oleh kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin di ruang kerjannya, Jumat (18/12/2020).

(Baca Juga : Penyiraman dan Pembasahan Lahan Rawan Karhutla )

“Hari ini Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya melakukan pemantauan langsung kegiatan pembagian rapor di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian laporan pelaksanaan pembagian rapor yang secara resmi disampaikan oleh pihak sekolah ke Ketua Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya melalui surat dengan nomor: 421.3/ 344/IV.421/SMAN-1/Plk/MN/2020, tanggal 17 Desember 2020,” ujarnya.


Menurut Drs. H. Arbusin, pihak tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya sudah melakukan pemantauan dan pengecekan secara cermat terhadap semua aspek yang berkaitan dengan prokes. Aspek yang dimaksud adalah tempat mencuci tangan dan ketersediaan sabun, alat pengukur suhu badan, penggunaan masker dan pengaturan tempat duduk serta pengaturan antrean  (sesi) pengambilan rapor oleh orang tua/wali siswa.

Setelah melakukan pemantau ke kelas-kelas tempat pelaksanaan pembagian rapor, tim Satgas Covid-19 menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pihak SMA Negeri 1 Palangka Raya. Jadi, pada intinya pihak Satgas Covid-19 menyatakan bahwa pelaksanaan pembagian rapor di SMA Negeri 1 Palangka Raya sudah mematuhi semua protokol kesehatan. Satgas Covid-19 juga berharap apa yang dilaksanakan oleh pihak SMA Negeri 1 Palangka Raya menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang lainnya.

“Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya memberikan apresiasi kepada pihak SMA Negeri 1 Palangka Raya dalam penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan pembagian rapor semester gasal ini,” ungkapnya.

Di samping itu, laki-laki yang sering disapa dengan Pak Haji ini juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pembagian rapor pada masa pandemi Covid-19 ini, pihak sekolah membuat surat tugas kepada tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Dengan adanya surat tugas tersebut, semua petugas yang telah diberikan tanggung jawab agar bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dalam melayani orang tua peserta didik selama pembagian rapor di SMA Negeri 1 Palangka Raya.


Senada dengan apresiasi dari tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya tentang penerapan prokes di SMA Negeri 1 Palangka Raya, orang tua peserta didik yakni Diana yang hari ini mengambil rapor anaknya, juga menyampaikan tanggapan positifnya tentang ketatnya penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan oleh pihak SMA Negeri 1 Palangka Raya. Selanjutnya ibu ini juga menuturkan ketika dirinya mau masuk dengan anaknya ke lingkungan sekolah, pihak petugas hanya memperbolehkan satu orang saja yang masuk untuk mengambil rapor agar tidak terjadi kerumunan massa. Ibu ini juga berharap penerapan protokol kesehatan akan terus dilakukan agar semua kegiatan di SMA Negeri 1 Palangka Raya dapat terlaksana dengan aman dan nyaman.

“Penerapan protokol kesehatan di SMA Negeri 1 Palangka Raya sangat bagus. Semua unsur kelengkapan protokol kesehatan sudah  disiapkan dan wajib dilaksanakan oleh semua orang tua atau warga sekolah.  Saya mau masuk dengan anak, pihak petugas tidak memperbolehkan. Hal ini agar menjaga tidak terjadi kerumunan massa,” tuturnya. (Humas-Anw)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook