Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 51 Orang dan Konfirmasi Baru 24 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 17 November 2020 16:04, Dibaca 104 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) mengeluarkan data perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Kalteng, Selasa (17/11/2020) Pukul 15.00 WIB. Berdasarkan data yang rilis oleh Media Center Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalteng bertambah sebanyak 24 orang dengan total kasus mencapai 4.995 orang, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 51 orang dan pasien dinyatakan meninggal dunia sebanyak 169 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 3,4 persen.

Kasus sembuh Covid-19 di Kalteng bertambah sebanyaj 51 orang dalam sehari. Angka kesembuhan kasus Covid-19 pada tanggal 16 November 2020 yang hanya berjumlah 4.172 orang menjadi 4.223 orang saat ini. Sebanyak 51 orang yang baru dinyatakan sembuh diantaranya 2 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur, 10 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 26 orang merupakan warga asal Kabupaten Sukamara, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Pulang Pisau, 4 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas 4 orang dan 5 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya.

(Baca Juga : Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 8 Orang Dan Konfirmasi Baru 39 Orang)

Sementara, kasus konfirmasi positif dilaporkan juga mengalami penambahan sebanyak 24 orang dalam 24 jam terakhir. Diketahui, kasus konfirmasi pada tanggal 16 November 2020 hanya berjumlah 4.971 orang menjadi 4.995 orang saat ini. Sebanyak 24 orang konfirmasi baru diantaranya 3 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Pulang Pisau, 7 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Utara dan 6 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya.

Dari 4.995 kasus konfirmasi yang dilaporkan yakni 4.223 orang sudah dinyatakan sembuh, 169 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 603 pasien konfirmasi yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng. Pasien konfirmasi yang menjalani perawatan mengalami penurunan sebanyak 27 orang dibanding hari sebelumnya, dimana yang semula hanya berjumlah 630 orang menjadi 603 orang saat ini.

Kasus meninggal tetap berjumlah 169 orang saat ini.  Tidak ada penambahan pada kasus meninggal dunia akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Untuk tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng masih berada di angka 3,4 persen.

Pada kasus suspek atau yang sebelumnya dikenal ODP dan PDP, dilaporkan ada penambahan sebanyak 8 orang dibanding data pada hari sebelumnya, dimana yang semula hanya berjumlah 272 orang menjadi 280 orang saat ini. Distribusi kasus suspek dari masing-masing Daerah antara lain, Kota Palangka Raya 29 orang, Kabupaten Katingan 52 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 107 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 42 orang, Kabupaten Sukamara 1 orang, Kabupaten Pulang Pisau 1 orang, Kabupaten Kapuas 2 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Barito Selatan 1 orang, Kabupaten Barito Timur 14 orang, Kabupaten Barito Utara 24 orang dan Kabupaten Murung Raya 5 orang.

Terakhir, untuk kasus Probable dilaporkan tetap berjumlah 46 orang saat ini. Sebanyak 46 orang, masing-masing merupakan warga asal Kota Palangka Raya 2 orang, warga asal Kabupaten Katingan 9 orang, warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat 9 orang, warga asal Kabupaten Kapuas 10 orang, warga asal Kabupaten Barito Selatan 1 orang, warga asal Kabupaten Barito Utara 14 orang dan warga asal Kabupaten Murung Raya 1 orang.(WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook