Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Peran dari Tokoh Masyarakat

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 07 September 2020 18:26, Dibaca 1,629 kali.


MMCKalteng-Palangka Raya–Satgas PDB Karhutla tahun 2020 melaksanakan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan pendekatan preventif ke masyarakat terutama para pemilik lahan, berupa sosialiasi, edukasi dan penyadartahuan tentang dampak negatif kebakaran hutan dan lahan, serta aturan hukum tentang sanksi pidana terhadap pembakaran hutan dan lahan. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan dapat terlaksana dengan baik apabila semua elemen masyarakat saling bersinergi, mencegah agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Komitmen dan dukungan dari pemerintah Kabupaten dan Kota dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan akan dapat berjalan dengan efektif apabila Kabupaten dan Kota berperan aktif melakukan upaya sosialisasi dan edukasi kepada warga, dimulai peran dari tokoh masyarakat, tokoh adat maupun relawan menjadi sangat penting. Pentingnya pelibatan semua unsur dalam pentaheliks, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa untuk dapat mencegah terjadinya kebakaran sejak dini, sehingga peran dari tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat menjadi sangat penting.

(Baca Juga : Vaksin Sinovac Sebanyak 850 Vial Untuk Masyarakat Umum Telah Sampai)

Wakil Komandan Pos Komando Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020 H. Darliansjah mengatakan, ”Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, peran dari masyarakat mulai dari Tokoh Masyarakat, RT, RW, aparat desa sampai ke tingkat yang lebih tinggi sangatlah penting,” ucapnya kepada Tim Informasi Publik, Senin (7/9/2020).

“Kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan penanggulangan dini untuk mengurangi dampak yang ditimbulkannya terus digiatkan. Karena itulah, peran dari masyarakat mulai dari Tokoh Masyarakat, RT, RW, sampai aparat desa sangat diharapkan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya lagi.


Hari ini, Tim Publikasi menjumpai Tokoh masyarakat Desa Sigi Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, yang juga sebagai Kepala SDN-1 Sigi Leonardo Adenan mengatakan, ”Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini, masyarakat Desa Sigi sangat mendukung program pemerintah bahwasanya dilarang melakukan pembersihan lahan dengan cara dibakar,” ucapnya kepada Tim Informasi Publik saat ditemui di kantornya.

“Hal ini terbukti sampai saat ini tidak adanya masyarakat Desa Sigi yang melakukan pembakaran ataupun pembersihan lahannya dengan cara dibakar. Masyarakat Desa Sigi rata-rata bermata pencaharian sebagai peternak, penambang emas, pedagang dan ada juga sebagai buruh harian pada perusahaan Sawit. Rata-rata masyarakat sudah meninggalkan kegiatan membuka lahan untuk berladang, apalagi ladang berpindah,” imbuhnya.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Desa Sigi Imping K.S membenarkan, “Masyarakat Desa Sigi khususnya masyarakat di sekitar poros Jalan Palangka Raya-Kuala Kurun umumnya bermata pencaharian sebagai peternak, penambang emas, pedagang, dan buruh sawit. Masyarakat yang berladang sudah tidak lagi, sebab tanah di daerah sini umumnya vegetasinya tanah gambut berpasir sehingga tidak begitu subur untuk lahan pertanian,” ucapnya.

“Yang kita hindari adalah pendatang. Pendatang yang dimaksud adalah pemancing ikan yang datang ke Desa Sigi melakukan aktivitas memancing ikan tanpa mereka sadari membuang puntung rokok secara sembarangan, atau orang yang sekedar hanya lewat lalu membuang puntung rokok, dari puntung rokok itu api menjalar sehingga menyebabkan lahan terbakar. Lahan yang terbakar dimaksud di sekitar pinggir Jalan Palangka Raya-Kuala Kurun. Sampai saat ini belum ada kejadian kebakaran hutan dan lahan signifikan yang kami himpun, baik yang sudah tertangani berdasarkan kejadian kebakaran,” ucapnya. (Pky.7/9/2020 DewiS Foto/Data:PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook