Perayaan HUT SMA Negeri 1 Palangka Raya ke-61 Gunakan Moda Daring dan Luring

Kontribusi dari Rikah Mustika, 05 Agustus 2020 08:42, Dibaca 348 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Puncak perayaan HUT SMA Negeri 1 Palangka Raya yang ke-61 tahun 2020 dilaksanakan dengan moda daring dan luring. Kegiatan tersebut terpaksa dilaksanakan mengingat pada saat ini kota Palangka Raya masih termasuk zona merah dalam penyebaran virus Corona atau covid-19. Hal itu disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, ketika mengawali sambutannya pada puncak perayaan hari jadi SMA Negeri 1 Palangka Raya ke-61, Selasa (4/8/2020).

“Kegiatan puncak perayaan HUT SMA Negeri 1 Palangka Raya yang ke-61 tahun 2020 kami laksanakan dengan moda daring dan luring. Kebijakan ini terpaksa kami lakukan mengingat kondisi kota Palangka Raya masih zona merah,” katanya.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Turut Panen Padi Dalam Rangka Percepatan Tanam Padi Program Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau)


Pada puncak perayaan HUT SMA Negeri 1 Palangka Raya yang ke-61 tahun 2020 dihadiri secara luring hanya kurang lebih 40 orang.  Undangan yang hadir adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Dr. Mofit Saptono, Kepala Bidang Pembinaan SMA, Bapak Libeson, M. Pd., serta pejabat setingkat seksi lainnya. Selain itu ada beberapa orang kepala SMA Negeri/swasta yang juga ikut hadir. Selebihnya adalah panitia sekolah dan awak media. Sedangkan secara daring hampir semua tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa sebagai perwakilan kelas ikut berpartisipasi. Aplikasi yang digunakan ketika daring adalah zoom meeting.

Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya ini juga dalam sambutannya menyampaikan dampak dari covid-19 sangat berimbas dalam memilih kegiatan-kegiatan untuk merayakan HUT SMA Negeri 1 Palangka Raya yang ke-61 tahun 2020 ini. Kegiatan-kegiatan pertandingan, perlombaan, bazar dan hiburan yang selalu menghiasi perayaan HUT tidak dilaksanakan oleh panitia sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan hanya bersifat kemanusiaan yakni penyerahan cendera mata kepada guru dan tenaga administrasi yang purna tugas atau mutasi. Selain itu juga ada penyerahan tali asih ke GTT dan PTT SMA Negeri 1 Palangka Raya, penyerahan tali asih ke beberapa panti asuhan serta kunjungan dan peyerahan tali asih ke para mantan kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya.


“Kegiatan yang dapat kita laksanakan dalam perayaan HUT SMA Negeri 1 Palangka Raya tahun ini hanyalah kegiatan yang bersifat kemanusiaan. Kegiatan-kegiatan olahraga, hiburan dan bazar ditiadakan,” kata beliau.

Segala kegiatan yang melibatkan masa memang harus membutuhkan pertimbangan yang matang. Tampaknya pihak panitia sekolah tidak mau mengambil risiko dan disalahkan oleh masyarakat bila di kemudian hari ada hal-hal yang tidak diinginkan akibat kelalaian dalam mengantisipasi penyebaran covid-19. (Anw)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook