Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 : Sembuh 4 Orang Dan Terkonfirmasi Positif 42 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 29 Juni 2020 16:55, Dibaca 452 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng terus menerus mengharapkan peran aktif dan kolaborasi dari tokoh-tokoh politik, tokoh agama dan tokoh adat untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga seluruh masyarakat Kalteng dapat mengikutinya.

Kedisiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan merupakan kunci penting untuk menghindari resiko terpapar Covid-19 sehingga penyebaran Covid-19 dapat diputuskan, zonasi resiko bisa menjadi hijau dan pada akhirnya kita dapat memulai tatanan kehidupan baru produktif dan aman Covid-19.

(Baca Juga : Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 40 Orang dan Konfirmasi Baru 49 Orang)

Orang nomor 1 di Bumi Tanbun Bungai tersebut, juga terus menerus mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk bersama-sama berperan dalam penanganan Covid-19 di Kalteng, dengan senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran Pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Astrid Teresa, Sp.KK dalam press release yang digelar pada Senin (29/06/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dalam keterangannya, dr. Astrid Teresa, Sp.KK menyampaikan, jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kalteng saat ini mencapai 388 orang, setelah kembali ada penambahan sebanyak 4 orang dalam 24 jam.

Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 yang baru sebanyak 4 orang diantaranya 3 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Kapuas.

Sebanyak 4 orang yang baru dinyatakan sembuh, diantaranya 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD TNI.

Total sebanyak 388 orang dinyatakan sembuh Covid-19, masing-masing sebanyak 163 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 90 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 31 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 17 orang, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 18 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 26 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 5 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, RSUD Pulang Pisau 2 orang, 8 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara dan 2 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD TNI, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir.

dr. Astrid Teresa, Sp.KK juga menyampaikan saat ini telah terjadi penambahan pada kasus positif dalam jumlah banyak. Terkonfirmasi positif Covid-19 telah saat ini mencapai 881 kasus. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan telah terjadi penambahan pada pasien terkonfirmasi positif sebanyak 42 orang.

Sebanyak 42 orang tersebut, masing-masing 24 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Timur, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Katingan, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 7 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Utara, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Selatan dan 6 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas.

Terkonfirmasi positif yang baru saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya 12 orang, di RSUD Puruk Cahu 1 orang, di RSUD Mas Amsyar 1 orang, di RSUD Jaraga Sasameh 1 orang, di RSUD Muara Teweh 6 orang, RSUD TNI 1 orang, berada di RSI PKU Muhamadiyah 11 orang, berada di RS Tamiang Layang 1 orang, berada di RSUD Kuala Kurun 6 orang dan menjalani isolasi mandiri 2 orang.

Total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 881 yakni 388 orang sudah dinyatakan sembuh, 55 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 438 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 438 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya menjadi 144 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tetap 6 orang, RSUD Murjani Sampit tetap 7 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo tersisa 105 orang, RSUD Puruk Cahu menjadi 12 orang, RS Siloam Palangka Raya tetap 25 orang, RSUD Mas Amsyar menjadi 5 orang, RSUD Jaraga Sasameh menjadi 4 orang, RSUD Pulang Pisau tetap 7 orang, RS Kota Palangka Raya tetap 25 orang, RSUD Muara Teweh menjadi 7 orang, RS Bhayangkara tetap 23 orang, RSUD Lamandau tetap 2 orang, RSUD TNI tetap 8 orang, menjalani isolasi mandiri tetap 11 orang, RSUD Kuala Kurun menjadi 20 orang, RS Betang Pambelum tetap 7 orang, RSI PKU Muhamadiyah menjadi 13 orang dan RSUD Tamiang Layang menjadi 7 orang saat ini.

Disampaikan juga oleh Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Astrid Teresa, Sp.KK, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng saat ini berada di angka 6,2 persen. Dalam 24 jam terakhir, telah terjadi penambahan pada jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 2 orang menjadi 55 orang saat ini. Ada penambahan dibanding tanggal 28 Juni 2020.

Sebanyak 2 orang tersebut, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Barito Utara. Kedua pasien meninggal dunia yang baru sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya.

dr. Astrid Teresa, Sp.KK kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng berada di 12 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan kembali mengalami pengurangan sebanyak 15 orang. Jumlah kasus PDP saat ini tersisa 98 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya tersisa 14 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas tersisa 19 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau tetap 10 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun menjadi 10 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tersisa 1 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar tetap 5 orang, PDP di RS Bhayangkara menjadi 4 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap 3 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tersisa 5 orang, PDP di RSUD Lamandau tetap 5 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 8 orang, RSUD Jaraga Sasameh tersisa 7 orang saat ini, RSUD Puruk Cahu tetap 1 orang, PDP di RS Kuala Pembuang tetap 1 orang dan PDP di RS Kota Palangka Raya menjadi 5 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 18 orang, Kabupaten Pulang Pisau 10 orang, Kabupaten Katingan 6 orang, Kabupaten Kapuas 19 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Murung Raya 1 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 9 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 3 orang, Kabupaten Seruyan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 5 orang, Kabupaten Lamandau 5 orang, Kabupaten Barito Timur 8 orang dan Kabupaten Barito Selatan 8 orang.

Terakhir disampaikan oleh dr. Astrid Teresa, Sp.KK, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan menjadi 363 orang, ada penambahan sebanyak 12 orang dibanding tanggal 28 Juni 2020. ODP terbanyak ada di Kabupaten Kotawaringin Timur berjumlah 120 orang.

Dari 14 Kabupaten/ Kota di Kalteng, terdapat 1 Kabupaten yang dilaporkan tidak ada kasus Covid-19 saat ini yakni Kabupaten Sukamara. (WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook