Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 21 Orang Dan Terkonfirmasi Positif 12 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 25 Juni 2020 16:31, Dibaca 583 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng terus menerus mengajak masyarakat Kalteng untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Semakin kita disiplin menerapkan protokol kesehatan dan anjuran Pemerintah, maka semakin cepat kita bisa memutus penyebaran Covid-19 dari Bumi Kalteng. Ayo, bersama kita pasti bisa mengakhiri Covid-19", tutur H. Sugianto Sabran.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Tinjau Rumah Karantina Covid-19 di Asrama Haji Al-Mabrur Palangka Raya)

Keberhasilan dalam penanganan Covid-19 di Kalteng tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Astrid Teresa, Sp.KK dalam press release yang digelar pada Kamis (25/06/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dalam keterangannya, dr. Astrid Teresa menyampaikan, jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kalteng saat ini mencapai 327 orang, setelah kembali ada penambahan sebanyak 21 orang dalam 24 jam.

Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 yang baru sebanyak 21 orang diantaranya 2 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur, 12 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas dan 4 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya.

Sebanyak 21 orang yang baru dinyatakan sembuh, diantaranya 12 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mujani Sampit, 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas, 4 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu dan 2 berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya.

Total sebanyak 327 orang dinyatakan sembuh Covid-19, masing-masing sebanyak 138 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 73 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 12 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 30 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 13 orang, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 15 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 4 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 24 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 4 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, RSUD Pulang Pisau 1 orang, 8 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 6 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara.

Lebih lanjut disampaikan dr. Astrid Teresa, jumlah kasus positif di Kalteng saat ini turut mengalami penambahan. Terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 810 kasus. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan telah terjadi penambahan pada pasien terkonfirmasi positif sebanyak 12 orang.

Sebanyak 12 orang tersebut, diantaranya 3 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Timur dan 3 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya.

Terkonfirmasi positif yang baru sebanyak 12 orang tersebut saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus 3 orang, berada di RSUD Sultan Imanuddin Palangkalan Bun 2 orang, berada di RSUD Puruk Cahu 3 orang, berada di RSUD Kuala Kurun 3 orang dan 1 orang lainnya berada di RS Siloam Palangka Raya.

Total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 810 yakni 327 orang sudah dinyatakan sembuh, 52 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 431 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 431 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya menjadi 150 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tersisa 22 orang, RSUD Murjani Sampit tersisa 8 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo tersisa 104 orang, RSUD Puruk Cahu tersisa 14 orang, RS Siloam Palangka Raya tersisa 23 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 3 orang, RSUD Pulang Pisau tetap 8 orang, RS Kota Palangka Raya tetap 22 orang, RSUD Muara Teweh tetap 1 orang, RS Bhayangkara tetap 16 orang, RSUD Lamandau tetap 7 orang, RSUD TNI tetap 8 orang, menjalani isolasi mandiri tersisa 10 orang, RSUD Kuala Kurun menjadi 21 orang, RS Betang Pambelum tetap 3 orang, RSI PKU Muhamadiyah tetap 2 orang dan RSUD Tamiang Layang tetap 5 orang saat ini.

Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Astrid Teresa juga menyampaikan, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng saat ini berada di angka 6,4 persen. Dalam 24 jam terakhir, terjadi penambahan pada jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 2 orang sehingga menjadi 52 orang saat ini. Kedua orang tersebut merupakan warga asala Kota Palangka Raya yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

dr. Astrid Teresa kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng masih tetap berada di 13 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan kembali mengalami penambahan sebanyak 5 orang. Jumlah kasus PDP saat ini menjadi 116 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya menjadi 36 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas menjadi 22 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau tetap 10 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tersisa 19 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tetap 1 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar tetap 3 orang, PDP di RS Bhayangkara tetap 2 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap 4 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 4 orang, PDP di RSUD Lamandau tetap 6 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang menjadi 7 orang, RSUD Jaraga Sasameh tersisa 1 orang saat ini dan RSUD Puruk Cahu tersisa 1 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 24 orang, Kabupaten Pulang Pisau 10 orang, Kabupaten Katingan 5 orang, Kabupaten Kapuas 23 orang, Kabupaten Murung Raya 2 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 18 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 6 orang, Kabupaten Seruyan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 4 orang, Kabupaten Lamandau 6 orang, Kabupaten Barito Timur 8 orang dan Kabupaten Barito Selatan 4 orang.

Terakhir disampaikan oleh dr. Astrid Teresa, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan menjadi 265 orang, ada penambahan sebanyak 6 orang dibanding tanggal 24 Juni 2020.

ODP terbanyak ada di Kabupaten Katingan berjumlah 97 orang. (WDY/Foto:Ega)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook