Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : 4 Orang Terkonfirmasi Positif

Kontribusi dari Widia Natalia, 24 Juni 2020 16:30, Dibaca 629 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/ Kota terus melakukan upaya penanganan Covid-19.

Keberhasilan dalam penanganan Covid-19 di Kalteng tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

(Baca Juga : Tertinggi! Terkonfirmasi Capai 527 Kasus, Sembuh 184 orang. Tetap Waspada dan Disiplin Prokes!)

Gubernur menuturkan kembali, pandemi Covid-19 di Kalteng akan cepat berakhir jika seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Caroline Ivonne dalam press release yang digelar pada Rabu (24/06/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dalam keterangannya, dr. Caroline Ivonne menyampaikan, dalam 24 jam terakhir jumlah kasus positif di Kalteng kembali bertambah sebanyak 4 orang. Sebanyak 4 orang tersebut yakni merupakan warga asal Kabupaten Kapuas dan kini sedang berada di Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo.

Total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 798 orang termasuk 4 orang yang baru terkonfirmasi positif, yakni 306 orang sudah dinyatakan sembuh, 50 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 442 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 442 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya tetap 148 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tetap 32 orang, RSUD Murjani Sampit tetap 9 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo menjadi 106 orang, RSUD Puruk Cahu tetap 15 orang, RS Siloam Palangka Raya tetap 24 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 3 orang, RSUD Pulang Pisau tetap 8 orang, RS Kota Palangka Raya tetap 22 orang, RSUD Muara Teweh tetap 1 orang, RS Bhayangkara tetap 16 orang, RSUD Lamandau tetap 7 orang, RSUD TNI tetap 8 orang, menjalani isolasi mandiri tetap 11 orang, RSUD Kuala Kurun tetap 18 orang, RS Betang Pambelum tetap 3 orang, RSI PKU Muhamadiyah tetap 2 orang dan RSUD Tamiang Layang tetap 5 orang saat ini.

Lebih lanjut disampaikan oleh dr. Caroline Ivonne, jumlah pasien sembuh Covid-19 saat ini tetap sebanyak 306 orang. Tidak ada penambahan dibanding tanggal 23 Juni 2020, masing-masing sebanyak 138 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 61 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 29 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 11 orang, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 22 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 4 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, RSUD Pulang Pisau 1 orang, 8 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 6 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara.

Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr. Caroline Ivonne juga menyampaikan, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng masih tetap berada di angka 6,3 persen. Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 masih tetap berjumlah 50 orang saat ini. Tidak ada penambahan dibanding tanggal 23 Juni 2020.

dr. Caroline Ivonne kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng masih tetap berada di 13 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan mengalami penambahan sebanyak 5 orang. Jumlah kasus PDP saat ini menjadi 111 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya menjadi 30 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas tersisa 17 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau menajadi 10 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tetap 23 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tersisa 1 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar tetap 3 orang, PDP di RS Bhayangkara tetap 2 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tersisa 4 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 4 orang, PDP di RSUD Lamandau tetap 6 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 6 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 2 orang saat ini dan RSUD Puruk Cahu tetap 3 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 21 orang, Kabupaten Pulang Pisau 10 orang, Kabupaten Katingan 4 orang, Kabupaten Kapuas 18 orang, Kabupaten Murung Raya 3 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 22 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 4 orang, Kabupaten Seruyan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 4 orang, Kabupaten Lamandau 6 orang, Kabupaten Barito Timur 8 orang dan Kabupaten Barito Selatan 5 orang.

Terakhir disampaikan oleh dr. Caroline Ivonne, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan tersisa 259 orang, ada pengurangan sebanyak 4 orang dibanding tanggal 23 Juni 2020.

ODP terbanyak ada di Kabupaten Katingan berjumlah 95 orang. (WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook