Terus Bertambah, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Di Kalteng Mencapai 98 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 17 Mei 2020 15:37, Dibaca 448 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Kurang dari sepekan hingga sampai saat ini, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) dikabarkan terus bertambah dari hari kehari.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng, hingga Minggu (17/05/2020) Pukul 15.00 WIB, jumlah pasien sembuh kembali bertambah 4 orang menjadi total 98 orang saat ini.

(Baca Juga : Perkembangan Kasus Covid-19 Di Kalteng : Sembuh 15 Orang, Terkonfirmasi Positif 25 Orang Dan 1 Orang Meninggal Dunia )

Dari 4 orang yang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir diantaranya 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas dan 3 orang lainnya merupakan warga asal Murung Raya. Sebanyak 4 pasien yang dinyatakan sembuh, semuanya merupakan pasien yang menjalani perawatan di RS Siloam Palangka Raya.

Total sebanyak 98 orang termasuk dengan 4 orang yang baru dinyatakan sembuh, masing-masing sebanyak 65 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 15 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 1 orang dan 6 orang lainnya berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 4 diantaranya dinyatakan sembuh dalam 24 terakhir.

Sementara, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng saat ini, masih sama tidak ada penambahan kasus positif dalam 2 hari ini. Total kasus positif masih berjumlah 227 orang.

Dengan terjadinya penambahan pada pasien sembuh, dari 227 total kasus positif yang dilaporkan, diantaranya 118 orang masih dalam perawatan, 98 orang dinyatakan sembuh dan 11 orang meninggal dunia.

Sebanyak 118 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya tetap 34 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tetap 21 orang, RSUD Murjani Sampit tetap 15 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo tetap 9 orang, RSUD Puruk Cahu tetap 12 orang, RSUD Ulin Banjarmasin (Bjm) tetap 1 orang, RS Siloam Palangka Raya tersisa 12 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 10 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 3 orang dan RSUD Pulang Pisau tetap 1 orang.

Sedangkan, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng saat ini masih berada di angka 4,8 persen. Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 hingga saat ini tetap 11 orang.

Untuk Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng hari ini mengalami penambahan sebanyak 9 orang dalam 24 jam terakhir sehingga menjadi 69 orang saat ini.

PDP di RSDS Palangka Raya bertambah menjadi 37 orang saat ini, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap berjumlah 4 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Sosroadmodjo Kapuas tetap berjumlah 10 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 4 orang saat ini, PDP di RSUD Jaraga Sasameh tetap berjumlah 2 orang saat ini, PDP di RS Bhayangkara tetap 1 orang, PDP di RSUS Sukamara tetap berjumlah 2 orang saat ini, PDP di RSUD Pulang Pisau tetap berjumlah 1 orang saat ini, PDP di RSUD Murung Raya tetap berjumlah 3 orang, PDP di RSUD Kuala Kurun tetap berjumlah 1 orang saat ini dan PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tetap berjumlah 4 orang saat ini.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka Raya 24 orang, Kabupaten Barito Utara 4 orang, Kabupaten Pulang Pisau 2 orang, Kabupaten Katingan 5 orang, Kabupaten Kapuas 13 orang, Kabupaten Barito Timur 2 orang, Kabupaten Barito Selatan 2 orang, Kabupaten Gunung Mas 5 orang, Kabupaten Murung Raya 3 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 3 orang, Kabupaten Sukamara 2 orang dan Kabupaten Kotawaringin Barat 4 orang saat ini.

Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini mengalami pengurangan sebanyak 1 orang sehingga tersisa 217 orang saat ini.(WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook