Gubernur Kalteng Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2020

Kontribusi dari Widia Natalia, 05 Mei 2020 13:06, Dibaca 296 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2020 dengan Pimpinan KPK RI Alexander Marwata melalui Video Conference (Vidcon) yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, Inspektur Provinsi Kalteng dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait beserta Bupati dan Wakil Walikota Palangka Raya didampingi oleh Sekda dan Inspektur masing-masing Kabupaten/ Kota se-Kalteng , Selasa (5/5/2020) di Istana Isen Mulang Palangka Raya.

Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2020 digelar dalam rangka menindaklanjuti surat Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Nomor Und/138/KSP.00/10-16/04/2020 tanggal 27 April 2020.

(Baca Juga : Gubernur Saksikan Jalan Santai Muslimah Cantik di Depan Istana)

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur H. Sugianto Sabran melaporkan kepada Pimpinan KPK RI mengenai capaian rencana aksi pencegahan korupsi di Kalteng pada Tahun 2019 oleh Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Daerah (Pemda) se-Kalteng.

Capaian rencana aksi pencegahan korupsi Tahun 2019 Pemda se-Kalteng yakni Pemerintah Kabupaten Katingan berada di urutan ke 2 dengan capaian sebesar 87%, Pemerintah Kota Palangka Raya berada di urutan ke 3 dengan capaian sebesar 83%, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berada di urutan ke 4 dengan capaian sebesar 79%, Pemerintah Kabupaten Lamandau berada di urutan ke 5 dengan capaian sebesar 77%, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berada di urutan ke 6 dengan capaian sebesar 76%, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berada di urutan ke 7 dengan capaian sebesar 74%, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berada di urutan ke 8 dengan capaian sebesar 72%, Pemerintah Kabupaten Seruyan berada di urutan ke 9 dengan capaian sebesar 62%, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berada di urutan ke 10 dengan capaian sebesar 62%, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berada di urutan ke 11 dengan capaian sebesar 62%, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berada di urutan ke 12 dengan capaian sebesar 60%, Pemerintah Kabupaten Kapuas berada di urutan ke 13 dengan capaian sebesar 53%, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berada di urutan ke 14 dengan capaian sebesar 51% dan Pemerintah Kabupaten Sukamara berada di urutan ke 15 dengan capaian sebesar 51%.

Sedangkan, Pemerintah Prov. Kalteng berada di urutan ke 1 dengan capaian sebesar 91% dari 1 Kota dan 13 Kabupaten se-Kalteng dan berada di urutan ke 8 dengan capaian sebesar 91% dari 34 Pemerintah Provinsi.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan bahwa eksekutif Pemerintah Prov. Kalteng telah melaporkan laporan harta kekayaan penyelenggara Negara (LHKPN) keseluruhan yakni 100% dari wajib lapor 456 orang.

Pemerintah Kabupaten lainnya yang telah melaporkan LHKPN keseluruhan yakni 100%, diantaranya Pemerintah Kabupaten Seruyan dari wajib lapor 200 orang, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dari wajib lapor 325 orang, Pemerintah kabupaten Gunung Mas dari wajib lapor 153 orang dan Pemerintah kabupaten Barito Utara dari wajib lapor 275 orang.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut juga menyampaikan bahwa Provinsi Kalteng telah menyediakan anggaran untuk penanganan Covid-19 yakni belanja bidang kesehatan dan hal-hal lain terkait kesehatan sebesar 200 M, Penyediaan jaring pengaman sosial sebesar 230 M dan penanganan dampak ekonomi sebesar 70 M lebih.

Anggaran penanganan Covid-19 berasal dari sumber dana Belanja tidak terduga (BTT) APBD 2020 dan refocusing.

H. Sugianto Sabran berkomitmen Selaku Gubernur Kateng siap melaksanakan implementasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah pada Monitoring Centre For Prevention (MCP) dengan meningkatkan capaian dan kinerja dalam 8 area intervensi yang telah ditetapkan.

Selain itu, mendorong Pemerintah Kabupaten/ Kota dalam Pencapaian Rencana aksi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi pada Monitoring Centre For Prevention (MCP).

Terakhir, menyediakan Anggaran dalam pelaksanaan Kegiatan Survei Penilaian Integritas (SPI)Tahun 2020. (WDY/Foto:Asef)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook