Gubernur Kalteng Keluarkan Surat Edaran Tentang Pencegahan Dan Antisipasi Penyebaran Covid 19

Kontribusi dari Widia Natalia, 14 Maret 2020 15:43, Dibaca 3,267 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Banyaknya korban yang diakibatkan oleh penyebaran Virus Corona (Covid 19) jadi perhatian dari berbagai pihak di belahan dunia, tidak terkecuali Negara Indonesia tepatnya di Provinsi Kalimantan Tengah.

Berselang 2 (dua) hari yang lalu pada hari Kamis 12 Maret 2020, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah telah mengkonfirmasi sampai saat ini belum ada kasus terkontaminasi Covid 19 di Kalimantan Tengah.

(Baca Juga : Dalam 4 Hari Terakhir, Pasien Sembuh Covid-19 di Kobar Sebanyak 14 Orang)

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran turut memberikan keterangan pers tentang penyebaran Virus Corona (Covid 19) di Kalimantan Tengah, bertempat di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (14/03/2020).


Konferensi Pers tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar Sabran, Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, Kabinda Kalteng Brigjen Pol. Drs. Slamet Urip Widodo, Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Saiful Rizal, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kalteng Lies Fahimah, Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus drg. Yayu Indriaty serta Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Talimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah mengeluarkan surat edaran Nomor 443.2/20/BU tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Copid 19 di Kalimantan Tengah.

Dalam keterangan persnya, H. Sugianto Sabran mengatakan dalam rangka mencegah, meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi Covid 19 di Kalimantan Tengah, pihaknya meminta dan menghimbau kepada seluruh lapisan dan elemen masyarakat untuk menjaga ketenangan, ketertiban, dan tidak panik serta tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan yang dapat menyebabkan kelangkaan barang.

Lebih lanjut orang nomor satu di Tambun Bungai tersebut menjelaskan agar membiasakan pola hidup sehat dan bersih, mengurangi kontak fisik dengan orang atau benda yang dapat menyebarkan penularan virus, antara lain mengganti jabat tangan dengan ucapan salam.

Hal-hal lain yang disampaikan diantaranya menghindari kerumunan massa, mengijinkan pegawai, karyawan dan anak sekolah yang sedang ISPA tidak masuk sekolah atau kerja berdasarkan Surat Keterangan dokter, membersihkan tempat kerja menggunakan disinfektan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, tidak menimbun kebutuhan pokok, menutup tempat-tempat hiburan malam sementara waktu, bagi hotel dan penginapan menyediakan cairan pembersih tangan dan melakukan pengukuran suhu tubuh pengunjung segera memeriksakan diri ke dokter, puskesmas atau Rumah Sakit (RS) terdekat jika terdapat gejala batuk, demam disertai sesak nafas dan atas riwayat perjalanan dan kontak dengan orang dari daerah terjangkit, melarang awak kapal asing turun ke darat melarang warga Kalimantan Tengah naik kapal asing kecuali petugas, menunda perjalanan keluar negeri atau tempat terjangkit lainnya.

Khusus kepada pihak-pihak terkait diharapkan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam pendeteksian dan pencegahan masuknya penularan infeksi Covid 19 serta pencegahan terjadinya dampak sosial, ekonomi, politik dan keamanan dari penyebaran virus tersebut, imbuhnya.

Sementara itu, surat edaran tertanggal 14 Maret 2020, juga menghimbau kepada Tokoh Agama untuk mengajak dan mensosialisasikan himbauan diatas kepada para Jema`ah melalui tempat ibadah dan majelis kegiatan keagamaan serta bagi yang beragama Islam untuk memperbanyak istighfar, dzikir, shalawat badr, bersedekah dan berdoa.

Dalam hal ini, untuk mengantisipasi adanya kasus orang dengan gejala Covid 19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyiapkan 3 (tiga) RS rujukan Covid 19 diantaranya RSUD dr. Doris Sylvanus, RSUD  dr. Murjani Sampit dan RSUD Imanuddin Pangkalan Bun.

Pemerintah Provinsi dan Daerah juga juga telah membuka layanan call center melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kota setempat jika terdapat tanda-tanda orang dengan gejala Covid 19 dilingkungan sekitar tempat tinggal atau tempat bekerja masing-masing, agar dapat segera melaporkan dan berkoordinasi melalui call center 08125086776, 082357720665, dan 08115230044. (WDY/foto:Asef)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook