Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Berikan Arahan Kepada Seluruh Jajaran Pramuka di Kalteng

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 27 Agustus 2019 09:01, Dibaca 575 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyampaikan, dengan semangat persatuan dan kesatuan, Bung Karno kemudian menyatukan 60 organisasi kepanduan tersebut menjadi Gerakan Pramuka dengan menerbitkan Keputusan Presiden No. 238 tahun 1961. Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Kak Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tanggal 14 Agustus 1961 yang berpesan bahwa Gerakan Pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia.

"Dalam konteks Indonesia, Gerakan Pramuka menjadi Rumah Kita Bersama, dan itulah harapan bangsa ini kepada Gerakan Pramuka. Sekat-sekat kamar telah diisi oleh berbagai komponen dan oleh suku-suku yang ada di Indonesia dan golongan atau kelompok lainnya. Untuk itulah, Hari Pramuka ke-58 sekarang ini kita mengangkat tema Bersama Segenap Komponen Bangsa, Gerakan Pramuka Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI. Tema ini hadir di tengah-tengah keprihatinan banyaknya permasalahan kekinian yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan negara dan bangsa Indonesia," ucap Sugianto Sabran.

(Baca Juga : Natal Bersama KORPRI, PHBK dan DAD Kalteng)


Gubernur Kalteng pimpin langsung upacara peringatan Hari Pramuka ke-58 tingkat daerah dan pembukaan perkemahan wirakarya daerah Kalteng tahun 2019, Senin (26/8) yang digelar di Bumi Perkemahan "Palangka Kambariat Tuah Pahoe" Jln. Surung Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.

Gubernur menambahkan bahwa pembangunan karakter bangsa menjadi fokus bangsa kita kini dan ke depan. Pembangunan sumberdaya manusia harus sejalan dengan pembangunan fisik, karena kunci keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada sumberdaya manusia yang berkualitas.


"Gerakan Pramuka yang kini berusia 58 tahun tentu tidak sama suasana dan kondisinya ketika dilahirkan. Perlu rebranding Pramuka baru yang diminati kaum muda. Pramuka hendaknya dapat mengikuti perkembangan zaman dan tidak terkesan kuno dalam era komunikasi digital dewasa ini. Pramuka harus dapat menangkap fenomena ini dalam era kebebasan berkomunikasi," tuturnya.

"Sebagian besar adik-adik kita merupakan generasi cyber yang online setiap saat yang selalu update statusnya dan mengungkapkan kondisi secara realtime dalam media sosial. Pramuka harus keren, gembira, asyik, dan menyenangkan. Tantangan bagi para Pembina Pramuka yang harus selalu kreatif dan berinovasi dalam membina peserta didik sehingga bangga menjadi Pramuka," lanjutnya.

Begitu pula para Pelatih dan Pembina Pramuka harus belajar secara terus menerus untuk dapat mengembangkan dan menerapkan teknologi pendidikan yang up to date tanpa melupakan prinsip dasar dan metode kepramukaan.

"Untuk itu saya mengharapkan kepada seluruh jajaran Pramuka di Kalimantan Tengah utamanya anggota dewasa baik yang ada di majelis pembimbing, Andalan, Pelatih, Pembina, Pamong Saka maupun instruktur untuk merapatkan barisan bekerjasama secara sinergis untuk mempercepat mewujudkan kaum muda yang berkepribadian baik, berkarakter, berwatak handal dalam berpikir dan bertindak, serta memiliki jiwa Pancasila dan bela Negara," jelas Sugianto Sabran. (ARP/Foto:Asep)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook