Disdik Prov. Kalteng tampilkan proses membatik siswa siswi SMK 4

Kontribusi dari Elga Arya Putra, 30 April 2019 13:33, Dibaca 647 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Kalteng Quality Expo (KQE) sudah jadi event besar tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov. Kalteng). Ada banyak aneka ragam produk karya UMKM maupun olahan makanan minuman khas lokal yang dapat dijumpai di stand pameran yang diikuti oleh peserta dari tingkat provinsi sampai kabupaten/Kota.

Event ini diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota di Kalteng, 34 OPD Prov. Kalteng dan 9 instansi vertikal. Sedangkan jumlah stand sebanyak 132 dengan rincian, 91 stand indoor dan 41 stand outdoor dengan berbagai dekorasi dan produk unggulan masing-masing.

(Baca Juga : Plt. Gubernur Kalteng Lakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan dan Dokumen Rencana Kerja antara Gubernur dengan Kepala Perwakilan BPKP Prov. Kalteng )

Salah satunya, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang menggaet siswa siswi SMK 4 dalam memeriahkan standnya. anak-anak jurusan karya tekstil ini tunjukkkan keahlian mereka dalam membatik menggunakan canting. Salah satunya adalah monic.

“Proses membatik menggunakan canting ini butuh kesabaran, karena melukis diatas kain tidaklah mudah dan butuh kehati-hatian”, ujar Monic, Selasa (30/4).

Pembuatan kain batik ini bisa menghabiskan waktu selama 2 minggu, mulai dari proses canting/ membatik, kemudian pencelupan, sampai pada proses colet atau pewarnaan pada kain dan kemudian di keringkan. Ujarnya.

Siswi kelas 12 ini menambahkan, alat dan bahan dasar yang diperlukan untuk membatik tidaklah sulit untuk dicari, seperti tungku listrik/ kompor, wajan, lilin dan gawangan dari kayu untuk menaruh kain.

Rencananya, setelah lulus dari sekolah kejuruan, monic ingin membuka usaha tekstil sendiri guna meneruskan keahliannya dalam membatik. (xcv/foto: xcv)

 

 

Elga Arya Putra

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook