Realisasi PAD Prov. Kalteng 2018 melebihi target

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 31 Januari 2019 14:41, Dibaca 2,173 kali.


MMCKalteng – (31/1/2019) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) H. Kaspinor, SE, M.Si memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sampai dengan 31 desember 2018 berhasil melampaui target.

Dari target PAD sebesar 1,4 Triliun (T) capaian sampai dengan 31 desember 2018 adalah sebesar 1,6 T, dengan persentase capaian sebesar 115%.

(Baca Juga : Angka Tujuh Belas Identik dengan pahlawan Nasional, Tjilik Riwut)

"Tentunya dengan kenaikan ini, juga berdampak pada pendapatan secara keseluruhan, dari target 4,4 T terjadi peningkatan sebesar 4,6 T dengan persentase sebesar 106%. Dari total keseluruhan terjadi surplus PAD sebesar 15,2% dan total pendapatan secara keseluruhan sebesar 6,06%" Jelas Kaspinor di ruang kerjanya kepada MMC.

Penyumbang kontribusi terbesar diantaranya adalah dari hasil pajak kendaraan bermotor, terjadi capaian sebesar 108%, kemudian pajak bahan bakar terjadi kenaikan sebesar 145% dengan surplus 573 Milyar.

Lebih lanjut disampaikan, target pendapatan daerah tahun 2019 mengalami kenaikan yang cukup besar dari 4,4 T di tahun 2018 menjadi 5,1 T di tahun 2019 dengan peningkatan sebesar 733 Milyar atau 16,8%.

Saat ini BAPENDA sedang berupaya untuk mempercepat proses perda retribusi jasa usaha, jasa umum dan retribusi perizinan tertentu, hal ini dilakukan untuk meningkatan PAD yg bersumber dari retribusi.

Kepala Bapenda juga berkoordinasi perihal pendistribusian kendaraan, baik itu dealer, showroom, atau perseorangan, untuk mendorong mitra-mitranya menggunakan plat KH dalam penggunanaan kendaraan, BAPENDA juga akan mendorong melalui perizinan dan menghimbau para investor untuk menggunakan plat KH, sehingga pajak langsung berkontribusi untuk masyarakat kalteng.

Kepala Bapenda mengungkapkan pentingnya  solidaritas team, koordinasi, dan komunikasi yg baik baik dalam tataran kebijakan sampai dengan masalah teknis agar target Pendapatan Daerah bisa tercapai bahkan bisa melebihi taget yang diberikan.

“Pembangunan ini dari masyarakat untuk masyarakat, negara sudah sepakat bahwa pembangunan itu salah satu sumber terbesarnya dari pajak , mari kita sama-sama mensosialisasikan, menanankan kesadaran untuk membayar pajak secara maksimal, pajak tidak saja untuk kepentingan pemerintah tapi untuk kepentingan masyarakat luas kedepannya”.

.”Mari kita tingkatkan pelayanan pembayaran pajak, untuk meningkatkan Pemasukan Asli Daerah, demi terwujudnya kalteng berkah”, tegasnya.

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook