Workshop Pengembangan Kemitraan Bisnis Perbenihan dan Perberasan di Kawasan Food Estate Kalteng

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 14 September 2021 14:00, Dibaca 130 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Workshop Pengembangan Kemitraan Bisnis Perbenihan dan Perberasan di Kawasan Food Estate Kalimantan Tengah telah dilaksanakan tanggal 14-16 September 2021 di Hotel Luwansa, Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI dengan Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng.

Kegiatan dibuka secara virtual pada hari Selasa (14/9/2021) oleh Direktur Pembiayaan Pertanian Indah Megahwati dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian dan dihadiri Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (PPSDMP), Biro Perencanaan, Direktorat Perbenihan, Ditjen Tanaman Pangan, Dinas TPHP Prov. Kalteng, PT. Pupuk Indonesia, PT. RNI (Rajawali Nusantara Indonesia), Perum BULOG (Badan Urusan Logistik), PT. Pertani, PT. Bank BNI 46, Ketua Gugus Tugas (Klaster Kapuas I, Kapuas II dan Pulang Pisau), Penyuluh Pendamping serta Para Pengurus Gapoktan Bersama. Turut hadir juga perwakilan dari Bappenas.

(Baca Juga : Lima Putra Putri Terbaik Kalteng Lolos Seleksi Pelayaran Jalur Rempah 2021)


Sekretaris Dinas TPHP Prov. Kalteng Muhajirin Akbar saat membacakan sambutan Kepala Dinas TPHP Prov. Kalteng menyampaikan, tujuan Pengembangan Food Estate adalah untuk membangun kawasan Food Estate melalui pengembangan komoditas utama (padi) hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan yang berdaya saing, ramah lingkungan dan modern per kluster kurang lebih 1.000 Ha, mendorong sinergitas dengan stakeholder dalam pengembangan Food Estate, mendorong terbentuknya kelembagaan petani berbasis korporasi, serta pengelolaan Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTAN) secara brigade per kluster kurang lebih 1.000 Ha.

"Korporasi yang telah terbentuk di Kawasan Food Estate berjumlah 3, yakni Korporasi Petani Maju di Pulang Pisau, Korporasi Petani Mandiri dan Korporasi Petani Modern di Kapuas," ucapnya.


Kepala Dinas juga menyampaikan pandangan dan masukan yang sangat penting terkait Program Food Estate, khususnya tanaman padi yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas dan Kapupaten Pulang Pisau ini.

"Tentunya akan lebih meningkatkan produksi padi. Untuk itu perlu dipikirkan bersama bagaimana hilirisasi atau penanganan produksi yang melimpah agar memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Kedua, perlu mendorong korporasi petani daerah untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam kemitraan yang saling menguntungkan serta diberikan peluang akses yang besar dalam pemanfaatan fasilitasi-fasilitasi pembiayaan," jelasnya.

Acara workshop dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber dan diakhiri dengan diskusi kelompok  terkait penyiapan rancangan kerja sama penyerapan gabah/beras dan kemitraan perbenihan antara Offtaker dengan Gapoktan Bersama. (TPHP/Foto:AHS).

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook