Sebanyak 12.006 KK di 7 Kabupaten Kalteng Terdampak Banjir

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 27 Agustus 2021 13:09, Dibaca 1,187 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Akibat hujan dengan intensitas tinggi, banjir melanda di 7 Kabupaten yaitu Kabupaten Lamandau, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan.

“Perkembangan terkini kejadian banjir yang terjadi di 7 Kabupaten di Kalteng yaitu, sebanyak 23 Kecamatan dan 123 Kelurahan/Desa dengan jumlah 12.006 Kepala Keluraga (KK) dan 17.759 jiwa yang terdampak dan sebanyak 109 KK dan 49 jiwa yang mengungsi,“ kata Plt. Kepala Pelaksana BPBPK Prov. Kalteng Erlin Hardi, Jumat (27/8/2021). 

(Baca Juga : Rapat Virtual Persiapan Penyusunan Blueprint Kalteng Corporate University Tahun 2021)

“Banjir yang terjadi di Kabupaten Lamandau terjadi di Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Belantikan Raya dan Kecamatan Bulik. Di Kotawaringin Barat terjadi di Kecamatan Arut Utara. Di Kotawaringin Timur di Kecamatan Telaga Antang, Kecamatan Mentaya Hulu, Kecamatan Bukit Sentuai, Kecamatan Antang Kalang dan Kecamatan Tualan Hulu. Di Kabupaten Seruyan terjadi di Kecamatan Seruyan Tengah dan Kecamatan Seluluk. Di Kabupaten Pulang Pisau terjadi di Kecamatan Banama Tingang. Di Kabupaten Gunung Mas terjadi di Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kecamatan Damang Batu, Kecamatan Kahayan Hulu, Kecamatan Tewah dan Kecamatan Kurun. Di Kabupaten Katingan terjadi di Kecamatan Katingan Tengah, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kecamatan Marikit, Kecamatan Pulau Malan, Kecamatan Petak Malai, Kecamatan Tewang Sangalang Garing dan Kecamatan Katingan Hilir,“ sambungnya.

“Akibat banjir yang terjadi ini telah merendam rumah-rumah warga, fasilitas umum seperti jalan dan jembatan. Selain itu terdapat juga perkantoran, rumah ibadah, sekolah dan fasilitas kesehatan lainnya. Untuk kendala yang dihadapi saat ini, beberapa titik akses jalan yang terputus dan hanya dapat menggunakan perahu kecil/getek bagi pengguna jalan. Jarak tempuh antar Desa terdampak banjir yang cukup jauh sekitar 2-3 jam dan juga terkendala di jaringan signal telekomunikasi. Kebutuhan yang mendesak dan sangat dibutuhkan pada saat ini yaitu air bersih, sandang, pangan, kesehatan, kebutuhan bayi/anak kecil dan wanita,“ tuturnya.

"Kondisi warga yang terdampak banjir pada saat ini, sebagian warga telah mengungsi ke rumah sanak keluarganya dan juga ada yang mengungsi ke Kantor Camat/BPBD setempat. Dari pihak Kecamatan dan Tim Medis melakukan pemantauan kesehatan terhadap warga. Selain itu, di beberapa Desa yang terdampak banjir, air sudah mulai surut dan juga masih ada Desa yang mengalami kenaikan debit air,“ tutupnya. (Pky.27/8/2021/ DewiS /foto/Data: BPBPKProvKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook