Dislutkan Dukung Perkembangan Pelaku Usaha Perikanan Kalteng

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 03 Juni 2021 12:07, Dibaca 281 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Ir. H. Darliansjah, M.Si mengunjungi Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (POKLAHSAR) Pramesti Malima Energi Fokus Sejahtera (PMEFS) Palangka Raya, Kamis (3/6/2021). Turut hadir dalam kegiatan ini Pendamping BLU-LPMUKP (Badan Layanan Umum-Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan) Iis Purwandi, SP, Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Ir. Silvia Irmayuti, M.Si, dan Ketua Kelompok PMEFS Aqiedah Wahyuni.

Dalam kunjungannya kali ini, H. Darliansjah disambut hangat Aqiedah Wahyuni selaku Ketua Kelompok. Aqiedah Wahyuni mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang telah diberikan selama ini.

(Baca Juga : Luas Kebakaran Hutan dan Lahan Kalteng Capai 369,92 ha)


“Kami sangat bangga dan senang sekali atas kunjungan Bapak Kadislutkan yang menyempatkan hadir untuk melihat dan mendukung PMEFS, sebagai salah satu Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan,” tutur Aqiedah Wahyuni.

PMEFS merupakan salah satu POKLAHSAR yang sudah memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) di Kalimantan Tengah. Bidang usaha yang dikembangkan oleh PMEFS antara lain pengolahan, pengemasan produk, jasa pemisahan tulang ikan, jasa pelatihan pengolahan ikan dan pemasaran bersama produk olahan hasil perikanan.

Dalam kesempatan ini H. Darliansjah mendengarkan penjelasan dari Aqiedah Wahyuni mengenai kendala-kendala yang ada. Masalah yang dihadapi terkait sarana dan prasarana perikanan yang minim dan terbatasnya modal usaha. 


Dari penjelasan tersebut, H. Darliansjah menyampaikan bahwa pihaknya memiliki BLU-LPMUKP yang dapat membantu dalam pengembangan usaha yang ada. “Kami ingin mendorong penguatan modal bagi pelaku usaha perikanan untuk mengembangkan usaha, salah satu solusinya yaitu melalui layanan permodalan BLU-LPMUKP ini,” ucap H. Darliansjah.

Diharapkan dengan program penguatan modal kredit bunga ringan untuk membantu pengembangan pelaku usaha perikanan secara kelompok dan perorangan tersebut dapat meringankan banyak pelaku usaha dalam melaksanakan usahanya di bidang  perikanan, yang kerap menghadapi masalah utama berupa permodalan usaha. Pada kesempatan ini, H. Darliansjah menyampaikan program LPUMKP ini bertujuan untuk mengatasi masalah permodalan bagi pelaku usaha, sehingga pelaku usaha perikanan di Kalimantan Tengah dapat terbantu, semakin berkembang dan sejahtera.

“Semoga dengan adanya penguatan modal pelaku usaha perikanan khususnya pengolahan pemasaran ini bisa menjadi semakin kuat, baik dari sisi permodalannya, produksinya dan lainnya. Target kita dapat terealisasinya bantuan permodalan sebesar 400 miliar lebih untuk Kalimantan Tengah bagi pengembangan seluruh pelaku usaha perikanan di Kalimantan Tengah. Dengan berkembangnya pelaku usaha perikanan, kita bisa meningkatkan perekonomian daerah. Di tengah kondisi pandemi ini, sektor kelautan dan perikanan memberikan kontribusi positif bersama-sama pertanian dan kehutanan sebesar 2,7%,” tutup H. Darliansjah. (Adt/Ina/ Foto: Bro)

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook