Remaja Harus Tangguh dan Dapat Berkontribusi Dalam Pembangunan

Kontribusi dari DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS, 02 Juni 2021 15:49, Dibaca 41 kali.


MMCKalteng - Gunung Mas –  Selaku ayah dan bunda generasi berencana (GenRe) Kalimantan Tengah, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dan istri Mimie Mariatie hadiri safari GenRe, akselerasi penanganan stunting dan launching pelayanan KB MKJP implant 1 batang dan evaluasi pelaksanaan PK 21, sekaligus kunjungan kerja Kepala BKKBN RI di GPU Salawah Kasongan, Rabu (2/6/2021). Jaya Samaya Monong menyampaikan bahwa pada masa transisi dari masa anak-anak ke remaja akan banyak sekali life event yang akan terjadi pada remaja di masa itu, sehingga masa itu disebut sebagai kritis bagi remaja dikarenakan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial. Sehingga mereka harus menghadapi tekanan-tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan.

“Karena itu dikembangkan program-program GenRe, yaitu program yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan pola asuh dan pendampingan remaja, peningkatan kualitas dan karakter remaja serta penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui peningkatan kemampuan keluarga dalam pendampingan masa perkembangan remaja yang berkualitas,” ujarnya.

(Baca Juga : Dinsos Pulang Pisau Salurkan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19)

Remaja juga harus tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta merupakan jabatan yang mengantarkan anak-anak remaja menjadi lebih produktif, inovatif dan berencana.

"Program tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah mempersiapkan remaja menjadi keluarga-keluarga yang berkualitas di masa mendatang," katanya.


Sejalan dengan visi misi Kabupaten Gunung Mas, yaitu Smart Human Resources dalam program GenRe terdapat dua pendekatan yaitu pusat informasi konseling remaja (PIK-R) dan bina keluarga remaja (BKR). Kedua pendekatan ini merupakan wadah yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja serta oleh keluarga yang memiliki anak remaja dalam rangka penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR).

“Sasaran proyek prioritas nasional (Pro-PN) untuk Provinsi Kalimantan Tengah adalah 380 kelompok lokus yang terdiri dari 297 PIK-R dan 83 BKR, sementara untuk Kabupaten Katingan 49 PIK-R dan 11 BKR yang menjadi locus Pro-PN,” sebut Jaya.


Hadirnya program GenRe Indonesia tingkat kabupaten/kota dan provinsi, diharapkan membantu kelompok locus Pro-PN untuk memberikan semangat dan motivasi agar kelompok PIK-R dan BKR bergerak melakukan edukasi untuk masyarakat.

“Saya mengajak para remaja menjadi generasi muda yang berkualitas, cerdas komprehensif, produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosial, sehat dan menyehatkan. Karena generasi saat ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia pada tahun 2045,” pungkasnya. (Iswanto / Foto: Paujan)

DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook