Komisi III Gelar RDP dengan KONI, Dispora dan Tim Sepak Bola Kalteng Putri

Kontribusi dari Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng, 22 April 2021 09:18, Dibaca 149 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Menindaklanjuti persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke-XX yang berlangsung pada tanggal 2-30 Oktober di Kota Jayapura, Papua, kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) khususnya Komisi III yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta tim Sepakbola Kalteng Putri.

Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing saat dibincangi di sela-sela RDP, di ruang rapat Komisi III, Rabu (21/4/2021) mengatakan, sebelumnya Komisi III telah melaksanakan audensi dengan tim Sepak Bola Kalteng Putri dan salah satu kendala dalam menghadapi PON XX adalah minimnya anggaran pembinaan atlet.

(Baca Juga : Pembahasan Dua Raperda, Fraksi PDIP Dan Golkar Sampaikan Pandangannya)

“Sebelumnya kita sudah audensi dengan tim Sepak Bola Kalteng Putri dan permasalahan yang mereka hadapi saat ini adalah minimnya anggaran pembinaan. Sehingga hari ini (Kemarin,-red), kita mengundang KONI Kalteng dan Dispora, untuk mencari solusi terkait dilema maupun keluh kesah atlet maupun Cabang Olahraga (Cabor) yang akan mengikuti PON XX tersebut,” ucap Duwel.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan pengurus KONI, anggaran yang tersedia bagi cabor untuk menghadapi PON XX saat ini sangat terbatas.

“Dari informasi yang disampaikan KONI, anggaran yang diperlukan untuk mengikuti PON XX di Papua sebesar Rp37 miliar dan telah diajukan ke Pemprov Kalteng. Namun anggaran yang tersedia untuk cabor saat ini hanya berkisar Rp10 miliar dari Dispora. Sehingga dari total 18 cabor, hanya ada 8 cabor yang mewakili Kalteng dari alokasi anggaran Rp10 miliar tersebut,” ujarnya.

Menanggapi keterbatasan dan minimnya anggaran tersebut, mantan Bupati Kabupaten Katingan 2 Periode ini berharap agar Pemprov Kalteng mengalokasikan kembali anggaran dalam rangka mendukung kemajuan olahraga di Bumi Tambun Bungai. “Apabila ingin memajukan olahraga, tentunya Pemprov juga harus memberikan dukungan maupun perhatian lebih kepada atlet dan cabor kita saat ini. Oleh karena itu, saya berharap dukungan dan perhatian tersebut bisa direalisasikan dalam bentuk anggaran yang alokasi bagi atlet maupun cabor yang mengikuti PON XX,” tegasnya.

Terpisah, manajer tim sepak bola Kalteng Putri Budianto menjelaskan, anggaran yang diperlukan untuk persiapan tim Sepak Bola Putri Kalteng menghadapi PON XX di Papua terbagi menjadi 2 tahapan, diantaranya anggaran untuk keperluan Training Center (TC) selama 5 bulan serta anggaran pelaksanaan PON XX, dengan total keseluruhan sekitar Rp1,1 miliar.

“Untuk biaya Rp1,1 miliar, tim Sepak Bola Putri Kalteng telah banyak menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah, sehingga perlu adanya perhatian dari pemerintah agar tim Sepak Bola Putri Kalteng bisa turut andil dalam PON XX,” kata Budianto. (Rovie / Foto: Rovie)

Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
DPRD
DPRD
DPRD
DPRD
DPRD
DPRD
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook