Pemprov Kalteng Antisipasi Penyebaran Covid-19 Jelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 09 April 2021 14:14, Dibaca 165 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Pertemuan Pemprov. Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Forum Kemitraan, Ormas dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta terkait Antisipasi Penyebaran Covid-19 Menjelang bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (9/4/2021).

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa arahan yang disampaikan oleh Gubernur Kalteng melalui Sekda Pemprov. Kalteng terkait antisipasi penyebaran Covid-19 menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Prov. Kalteng.  Pertama, kasus konfirmasi di Prov. Kalteng masih mengalami peningkatan kasus Covid-19. Dimana kasus konfirmasi sebanyak 17.894 kasus, yang sembuh sebanyak 15.640 Kasus. Jika dibanding dengan Nasional, kasus konfirmasi Kalimantan Tengah berkontribusi 1,15% terhadap kasus Nasional.

(Baca Juga : Peringatan Hari Guru, Pandemi Jadikan Laboratorium Anak Bangsa)

Kedua, jika dilihat perkembangannya dalam 7 hari terakhir, terlihat bahwa tren kasus aktif covid-19 di Kalteng secara Provinsi cenderung mengalami penurunan, dari10,93% ke 10,08%. Tetapi pada Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Utara, dan Kabupaten Katingan masih mengalami peningkatan. Tren kesembuhan secara provinsi juga mengalami peningkatan, dari 86,59% ke 87,40%. Hal yang memprihatinkan yaitu tren kematian yang mengalami peningkatan, dari 2,48% ke 2,51%.

Ketiga, jika dilihat berdasarkan Kecamatan, Desa dan Kelurahan, penyebaran kasus aktif covid-19 di Kalteng berada pada 76 Kecamatan atau 55,88% dari jumlah kecamatan, terdapat pada 188 Desa dan Kelurahan atau 11,93% dari jumlah desa dan kelurahan. Dengan penerapan PPKM Mikro di Kalteng, Satgas Kabupaten/Kota sudah dapat memetakan lebih detail lagi sebaran kasus aktif covid-19 sampai pada tingkat Rukun Tetangga (RT). Berdasarkan data yang diterima Satgas Prov. Kalteng tanggal 8 April 2021, sebanyak 8 RT berada pada Zona Merah, 11 RT pada Zona Oranye dan 616 RT Zona Kuning. Diminta perhatian serius bagi Bupati/Walikota untuk memastikan pemetaan tingkat RT ini dilaksanakan dengan baik, maka pengendalian covid-19 bisa menjadi lebih fokus. 

Keempat, memperhatikan data-data yang ada tersebut, Prov. Kalteng memperpanjang pelaksanaan PPKM Mikro, mulai tanggal 6 April sampai dengan 19 April 2021. Ditegaskan untuk memberikan perhatian serius seluruh Bupati/Walikota bersama dengan Forkopimda Kabupaten/Kota untuk melaksanakan secara serius. Supaya benar-benar ditindaklanjuti para Bupati/Walikota dengan aksi nyata. Bupati/Walikota setiap hari melakukan evaluasi kepada Camat dan Kepala Desa/Lurah terkait pelaksanaan PPKM Mikro. Pembentukan Posko Desa dan Kelurahan bagi yang belum dibentuk dan bagi desa dan kelurahan yang telah memiliki posko untuk dioptimalkan.

"Terakhir kelima, vaksinasi merupakan salah satu harapan kita untuk mempercepat mencapai kekebalan komunitas menghadapi Covid-19. Oleh karena itu, kami minta Bupati/Walikota memastikan target-target vaksinasi yang sudah disusun bisa tercapai, bahkan bisa dipercepat. Perbanyak pelaksanaan vaksinasi massal namun tetap perhatikan protokol kesehatan," ucapnya. (Pky.9/4/2021/ DewiS & MAW &Abl/foto/Data: PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook