Kadislutkan Terima Kunjungan Ka BPBAT Mandiangin

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 11 Februari 2021 19:58, Dibaca 125 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Ir. H. Darliansjah, M.Si  menerima  kunjungan Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Andy Artha Donny Oktopura, S.T., M.T., M.Eng beserta rombongan. Pertemuan tersebut bertempat di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Kalteng, Kamis (11/02/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Andy Artha memaparkan beberapa kegiatan BPBAT Mandiangin ke depannya yang diharapkan bisa berjalan sinergis bersama dengan kegiatan di Dislutkan Prov Kalteng dalam rangka mendukung program Food Estate guna mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional.

(Baca Juga : Rapat Koordinasi Penyusunan Pedoman Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020)

“Untuk mendukung peningkatan produksi budidaya ikan di Prov. Kalteng, dibutuhkan benih ikan yang cukup banyak sehingga diharapkan Instalasi Budidaya Ikan Lahan Gambut (IBILAGA) di Desa Garung Kabupaten Pulang Pisau, yang merupakan bagian Instalasi dari BPBAT Mandiangin dapat menjadi penyuplai benih khususnya benih ikan patin, gabus dan betok,” ungkap Andy Artha.

Sejalan dengan ini, Kadislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah menyambut dengan baik maksud dan tujuan dari tim BPBAT Mandiangin. Beliau juga sepakat agar selain ikan introduksi, bisa juga dikembangkannya jenis ikan lokal yang berada di wilayah Prov. Kalteng. Dalam rangka pengembangan perikanan budidaya di Kalimantan Tengah, H. Darliansjah menggagas beberapa ide antara lain, meningkatkan perbenihan ikan lokal dan introduksi, dan pengembangan kampung budidaya ikan berkualitas dan berkah.

Sebagai gambaran, untuk perbenihan bisa dilakukan di BPBAT Mandiangin dan IBILAGA di Garung serta melalui balai benih yang ada di Prov. Kalteng dengan berbagai macam jenis komoditas ikan lokal, dimana proses tersebut membutuhkan masa pemeliharaan 1 sampai dengan 15 hari. Selanjutnya benih ikan akan didistribusikan ke sentra-sentra budidaya, yaitu Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Timur dan Kota Palangka Raya yang mana sebagai daerah pendederan dengan masa waktu pemeliharaan 20 hari sebelum disebarkan ke pembudidaya ikan di sekitar wilayah tersebut.

“Untuk pengembangan kampung budidaya ikan berkualitas dan berkah, nantinya akan dipetakan daerah yang sangat berpotensi untuk dikembangkan serta akan dipilih komoditas lokal yang cocok. Diharapkan selain budidaya ikan, pengolahan dan pemasaran juga ada di wilayah tersebut, juga  sangat memungkinkan akan menjadi tempat wisata kuliner,” pungkas H. Darliansjah. (Ulfi/ Foto: David)

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook