Dorong Pembangunan, Lapas Sukamara Produksi Paving Block Secara Mandiri

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 12 Januari 2021 14:49, Dibaca 62 kali.


MMCKalteng - Sukamara - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara sedang gencar-gencarnya tingkatkan program pembangunan dan renovasi sarana dan prasarana yang ada di lingkungan Lapas. Dengan memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai rekan sekerja untuk mencapai tujuan bersama. Lapas Sukamara melalui Warga Binaan Pemasyarakatan produksi paving block secara mandiri, Selasa (12/1/2021).

Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi Lapas, karena memiliki peran yang cukup penting sebagai alat penggerak kegiatan di dalam Lapas. Dengan seluruh fasilitas yang tersedia akan mendukung Warga Binaan untuk meningkatkan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

(Baca Juga : Lapas Muara Teweh Sabet 3 Penghargaan dari Kanwil Kemenkumham Kalteng)


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara Joko Prayitno berharap melalui pemberdayaan Warga Binaan, setiap program khusus pembenahan sarana dan prasarana di lingkungan Lapas akan dapat terselesaikan sesuai dengan target yang telah ditentukan. "Paving block yang kita buat ini merupakan hasil produksi dari Warga Binaan. Ini nantinya akan kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan halaman dalam Kantor Lapas kita yang rencananya akan rampung pada bulan Februari," ucapnya.

Dukungan Lapas dalam menyalurkan kemampuan yang dimiliki oleh para Warga Binaan menjadi hal yang sangat penting, mengingat kemampuan yang mereka (WBP) miliki sangat bervariatif. Dengan pengarahan dan pelatihan yang baik secara berkelanjutan akan mampu memberikan dorongan yang positif bagi Warga Binaan itu sendiri.


"Dengan tetap melakukan pengawasan dan bimbingan, pembuatan paving block ini merupakan bagian dari program Pembinaan Kemandirian, kita hanya perlu menyediakan bahan dan alat, selebihnya mereka Warga Binaan yang akan mengerjakan. Sekarang ini diproduksi untuk kebutuhan internal, namun tidak menutup kemungkinan selanjutnya akan kami pasarkan. Sehingga dari sinilah Warga Binaan dapat belajar untuk bekal pada saat mereka bebas nanti," tutur Joko Prayitno.

Pada dasarnya keterampilan yang dimiliki oleh Warga Binaan ditentukan dari kemampuan dan ketekunan dalam memberdayakan mereka, salah satunya melalui program Pembinaan Kemandirian. Dari situlah pengetahuan dan kemampuan, serta sikap mereka terbentuk. (Red-dok, Humas Kalteng, Januari 2021).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook