Corona Bukan Aib, Stop Bully Pasien Covid-19

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 18 Desember 2020 15:25, Dibaca 1,045 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Sterilisasi dan disinfeksi penyemprotan cairan disinfektan adalah salah satu upaya pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara rutin, upaya meminimalisir resiko penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan pakai sabun, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak secara fisik (Physical Distancing).

Salah satu stigma yang ada di masyarakat terkait Covid-19 adalah bahwa masyarakat yang terkonfimasi positif Covid-19 sebagai pembawa virus harus dijauhi. Akibat stigma sepeti ini, masyarakat yang  terkonfimasi positif Covid-19 akan merasa terkucilkan atau bahkan bisa tertekan mentalnya. Faktanya, kita semua rentan terkena Covid-19 karena sebagian orang tidak menunjukkan gejala sehingga kita tidak tahu secara pasti siapa yang membawa virus tersebut. 

(Baca Juga : Koordinasi dan Advokasi Lintas Program/Lintas Sektor Terkait Perkembangan Kebijakan Germas di Tingkat Provinsi Tahun 2021)

Babinkantibmas Kelurahan Petuk Katimpun Mokh Abdullah Edris  menyampaikan, “Sangat menyambut baik dan berterima kasih atas kegiatan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah dalam upaya melakukan sterilisasi dan disinfeksi penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan perumahan warga masyarakat di Kelurahan Petuk Katimpun,” ucapnya kepada Tim Informasi dan Publikasi, Jumat (18/12/2020).


“Sebagai Babinkantibmas Kelurahan Petuk Katimpun kami menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat jangan sampai ada tindakan yang berlebihan dari masyarakat sekitar terlebih kepada warga masyarakat dan keluarganya yang positif terkonfirmasi Covid-19,” imbuhnya. 

“Salah seorang warga masyarakat kami yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sekarang ini sedang menjalani masa isolasi dan perawatan di Asrama Haji. Tadinya hanya ingin melakukan isolasi di rumah saja, tetapi dari kami dan RT menyarankan sebaiknya untuk melakukan perawatan yang ditangani oleh medis,” sambungnya. 

Di kesempatan yang sama, salah satu warga sekitar, Pancar (38 tahun) menambahkan, “Sebagai tetangga dari rumah sebelah yang terkonfimasi Covid-19, saya dan keluarga sangat menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini Tim Satgas Covid-19 Kalimantan Tengah, dimana saya dan keluarga tidak lagi merasa khawatir dan merasa was-was akan tertular Covid-19, klaster dari tetangga,” tuturnya. (Pky.18/12/2020 DewiS /foto/ Data:PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook