Kesadaran Masyarakat Pemilik Lahan dan Kebun

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 13 September 2020 21:37, Dibaca 148 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, yang dikoordinir oleh  pemerintah daerah dengan melibatkan peran serta masyarakat terus diupayakan, dengan melakukan pendekatan sosialisasi dan edukasi secara langsung ke masyarakat untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah kejadian kebakaran hutan dan lahan. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan dampak kebakaran hutan dan lahan seperti pemanfaatan lahan gambut khususnya untuk kebun tanaman budidaya buah-buahan dan sayur-mayur merupakan alternatif penyelesaian masalah, lahan gambut yang secara teknis dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian tanaman pangan.

Hari ini Minggu (12/9/2020), Tim Informasi dan Publikasi menjumpai Tokoh masyarakat di Desa Tanjung Taruna Kelurahan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau yang juga sebagai Anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), Nurdin 55 Tahun, mengatakan, ”Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang masyarakat Desa Tanjung Taruna lakukan adalah melakukan pencegahan dini. Kami menghimbau kepada warga  pencari  ikan, yang datang melakukan aktivitas memancing ke daerah sini agar lebih waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan, misalnya dengan tidak membuang puntung rokok secara sembarangan,  tidak membuat tumpukan api atau membiarkan begitu saja setelah selesai aktivitas memancing dan apapun aktivitas yang berhubungan dengan api,” ucapnya kepada Tim Informasi Publik.

(Baca Juga : IHT Moda Daring dan Luring Awali PBM SMA Negeri 1 Palangka Raya Tahun Pelajaran 2020/2021 )

“Hal ini kami lakukan untuk menjaga Desa kami agar kejadian seperti tahun 2015 tidak terulang lagi, dimana pada tahun itu, di daerah Desa Tanjung Taruna mengalami kebakaran lahan yang cukup luas  dan yang merasakan dampak akibat secara langsung adalah kami masyarakat yang ada di sekitar sini. Setiap warga dari luar yang datang ke sini, yang bukan penduduk asal Desa ini, pasti kami tanyakan keperluannya apa dan kami himbau agar berhati-hati dan lebih waspada kebakaran hutan dan lahan. Warga kami yang berasal dari daerah sini, kami kenal dengan baik dan kami pastikan untuk tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar,  pada umumnya warga di sini bermata pencaharian sebagai pencari ikan,” ucapnya lagi.


Di lokasi yang berbeda, saat ditemui di kebun buahnya, Kori 50 Tahun mengatakan, “Saya bekerja sebagai pelaku usaha kebun Jambu Kristal, dalam membersihkan lahan kebun Jambu Kristal saya, saya sangat berhati-hati menjaga agar jangan sampai ada api, baik dari kiri kanan muka belakang lahan saya ini. Kami warga sekitar Desa Kalampangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya pada umumnya adalah petani berkebun sayur-mayur dan buah-buahan saling mengingatkan satu dan lainnya untuk tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar. Untuk mengolah tanah agar tetap subur, rata-rata kami beri pupuk kandang dan pupuk olahan pabrik. Dari ranting-ranting dari sampah kebun cuma ditumpuk sebagai pupuk, tetapi tidak dibakar. Kalaupun terjadi kebakaran lahan di sekitar lahan ini, sudah tersedia air sumur yang cukup untuk kami lakukan pemadaman sebagai upaya pencegahan dini,” ucapnya.

“Kepada kami kelompok tani yang ada, sering dilakukan sosialisasi dari Dinas Perkebunan agar dalam mengelola lahan kebun buah dan sayur-mayur untuk tidak dilakukan pembakaran,” ucapnya. (Pky.13/9/2020 DewiS Foto/Data:PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook