Mendagri berikan 2 Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Kontribusi dari Widia Natalia, 19 Juli 2020 14:12, Dibaca 179 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) M. Tito Karnavian, berikan bantuan  2 (dua) buah Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim). Pemberian ADM  ini sebagai bentuk apresiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena Pemprov. Kalteng dan Pemkab Kotim  telah merealisasikan  Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) 100 persen kepada penyelenggara pemilu di Prov. Kalteng, sehingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak siap dilaksanakan.


Hal ini disampaikan oleh Mendagri M. Tito Karnavian  usai menyampaikan arahannya dalam rapat koordinasi (Rakor) kesiapan Pilkada serentak di Provinsi Kalteng dan penanganan Covid-19.  Rakor tersebut dihadiri oleh Pemerintahan Provinsi Kalteng dan Bupati/Walikota, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (19/07/2020).

(Baca Juga : Konsultasikan Permasalahan Blank Spot, DPRD Lamandau Kunjungi Kominfo Kalteng )

“Kami mengapresiasi kinerja dan juga upaya Gubernur H.  Sugianto Sabran termasuk juga Bupati Kotim yang 100 persen melaksanakan NPHD kepada penyelenggara pemilu di Kalteng. Sebagai rasa apresiasi, kami memberikan  hadiah dua buah mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri), untuk mempercepat nantinya pembuatan E-KTP. Ini untuk wilayah Kotim, dan untuk Pemprov, saya sarankan  Pa Gubernur bisa di tempatkan di Kota Palangka Raya, karena penduduknya banyak,” kata Tito.

Mendagri mengaku  bangga dan apresiasi terhadap Pemprov Kalteng dan Pemkab Kotim yang cepat  melaksanakan  NPHD sehingga kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak juga sudah berjalan.

“Semakin cepat pelaksanakan  NPDH 100 persen,  makin cepat kesiapan  pelaksanaan Pilkada serentak di Kalteng ini. Kami apresiasi,” ucap Tito.

ADM sendiri yakni sebuah alat atau mesin seperti ATM  yang mampu mencetak 24 jenis dokumen kependudukan yang merupakan terobosan Kemendagri untuk mendigitalisasi layanan kependudukan, dimana mampu mencetak Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), akta kelahiran, hingga kartu keluarga dalam hitungan menit. Juga bisa ditempatkan di tempat keramaian serta perkantoran Dukcapil.


“Mesin ADM ini nantinya dapat mencetak E-KTP misalnya, itu dalam hitungan bisa 15 menit paling lama,” kata Mendagri, seraya menyerahkan buku panduan penanganan Covid-19 kepada Gubernur H. Sugianto Sabran dan Kepala Daerah lainnya.(YDS/Foto:Yudis)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook